Berita

Penyuluh Buddha Yogyakarta Gaungkan Moderasi Beragama di Seminar Nasional Dialog Pluralitas

Yogyakarta — Dalam rangka puncak Anniversary ke-36 UKM Kordiska UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, diselenggarakan Seminar Nasional bertema “Dialog Pluralitas: Peran Generasi Humanis dalam Mewujudkan Stabilitas Moderasi Antar Umat Beragama” pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Lantai II UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr. Muhamad Shodiq. Seminar ini menghadirkan narasumber lintas agama, di antaranya Aulia Abdurrohman Sholeh (Islam), Prof. Dr. Wayan T. Artama (Hindu), Eka Putra (Konghucu), Totok Tejamano (Buddha), dan Yohanes Bambang T.S (Katolik), dengan moderator Muhammad Hisyam Affandi. Dialog berlangsung hangat, interaktif, dan sarat semangat kebersamaan dalam keberagaman.

Salah satu narasumber, Totok Tejamano selaku Penyuluh Agama Buddha Kota Yogyakarta, menyampaikan pesan moderasi beragama melalui kutipan ajaran Dhammapada, “Sungguh bahagia jika hidup tanpa membenci di antara orang-orang yang membenci; di antara orang-orang yang membenci kita, hiduplah tanpa membenci.” Ia juga menekankan kepada mahasiswa dan generasi Z bahwa praktik keberagamaan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. “Biarlah orang mengenal agamamu dari perilakumu,” pesannya.

Selain sebagai narasumber, kegiatan ini juga dihadiri oleh Partini, Penyuluh Agama Buddha Kota Yogyakarta, yang turut mengikuti jalannya seminar sebagai peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat moderasi beragama semakin menguat di kalangan generasi muda, sehingga mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis di tengah keberagaman.[Partini]