Penyuluh Agama KUA Ngampilan Giatkan PBHA, Lansia Tetap Semangat Belajar Al-Qur’an

Yogyakarta (KUA Ngampilan) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Ngampilan terus menguatkan komitmennya dalam program Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an (PBHA) melalui kelompok binaan Pendidikan Al-Qur’an Usia Lanjut (PAUL) Safiinatun Najaah.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut dilaksanakan pada Senin (25/5/2026) di Masjid Uswatun Hasanah, Serangan, dengan melibatkan para jamaah lanjut usia yang tetap bersemangat belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kelompok PAUL Safiinatun Najaah secara rutin melaksanakan kegiatan setiap hari Senin dan Kamis di bawah koordinasi Ketua kelompok, Siti Eliska Marjamiati. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat usia lanjut dari Kampung Serangan, Gendingan, dan Ngampilan dengan jumlah anggota sekitar 50 orang.
Setiap Senin pada minggu pertama, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan oleh KH Sholehudin Mansyur yang memberikan penguatan spiritual serta motivasi kepada para jamaah agar semakin istiqamah dalam belajar Al-Qur’an meskipun di usia senja.
Program ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Takmir Masjid Uswatun Hasanah, Ibnu Hajar, serta Kepala KUA Ngampilan, H. Anas Yusuf, sebagai bentuk sinergi dalam penguatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Kegiatan PBHA PAUL Safiinatun Najaah juga merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh para penyuluh agama Islam KUA Ngampilan, yaitu Janti Ristiani, Hartatik, Wintolo, Siti Rohimah, dan Afifah Nur Sansidar.
Para penyuluh secara konsisten mendampingi proses pembelajaran, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan tajwid, hingga praktik membaca Al-Qur’an secara tartil. Pendampingan ini dilakukan dengan pendekatan yang sabar dan humanis, mengingat sebagian besar peserta merupakan lanjut usia.
Meski usia tidak lagi muda, semangat para peserta tidak surut dalam menuntut ilmu Al-Qur’an. Mereka tetap antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran sebagai bentuk ikhtiar meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, KUA Ngampilan berharap program PBHA dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia, serta menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia. (Janti)



