Khitan Bersama KPRI Bakti Mulia, Wujud Kepedulian bagi Keluarga Besar Kemenag Kota Yogyakarta

Yogyakarta (Humas) — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bakti Mulia Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali menunjukkan kepeduliannya kepada anggota melalui program sosial khitan bersama bagi putra anggota koperasi. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini diselenggarakan pada Sabtu (27/6/2026), bertepatan dengan masa liburan sekolah sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar para peserta., bertempat di Bong Supit Pak Darmo Kotagede Yogyakarta.

Program khitan bersama merupakan salah satu dari empat program kerja KPRI Bakti Mulia periode kepengurusan 2026–2028, yaitu peningkatan kesejahteraan anggota, pendidikan perkoperasian melalui pelatihan dan pendidikan koperasi (Latpenkop), program sosial, serta pengembangan layanan yang berorientasi pada tata kelola, transparansi, dan pelayanan prima.
Tahun ini, semula tercatat enam peserta, namun dua anak mengundurkan diri karena alasan teknis, sehingga kegiatan diikuti oleh empat putra anggota koperasi. Sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga anggota, KPRI Bakti Mulia memberikan subsidi fasilitas khitan sebesar Rp1.700.000 untuk setiap peserta, sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung lebih ringan dan memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Ia mengapresiasi konsistensi KPRI Bakti Mulia yang terus menghadirkan program sosial yang memberi manfaat langsung bagi keluarga besar Kementerian Agama.
“Terima kasih kepada KPRI Bakti Mulia yang telah menghadirkan program sosial berupa khitan bersama bagi putra-putra anggota koperasi. Program seperti ini merupakan bentuk kepedulian yang patut terus dikembangkan,” ujar Ahmad Shidqi.
Menurutnya, keberanian anak-anak mengikuti prosesi khitan merupakan langkah awal dalam menjalankan salah satu syariat Islam yang sangat dianjurkan. Selain memberikan manfaat kesehatan, khitan juga menjadi bagian dari penyempurnaan fitrah dan menjaga kebersihan diri.
“Khitan merupakan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi laki-laki. Di samping memberikan manfaat medis, khitan juga menjadi bagian dari penyempurnaan fitrah serta menjaga kebersihan organ reproduksi. Saya sangat mengapresiasi keberanian anak-anak semua yang hari ini siap menjalani proses ini,” tuturnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan momentum khitan sebagai awal untuk tumbuh menjadi generasi muslim yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
“Kalian adalah anak-anak hebat. Semoga setelah ini semakin saleh, semakin taat menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, serta kelak berguna bagi nusa dan bangsa,” pesannya.
Ahmad Shidqi berharap program khitan bersama dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan jangkauan peserta yang lebih luas, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan anggota koperasi, tetapi juga masyarakat sebagai bagian dari pelayanan dan syiar Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Sementara itu, Ketua KPRI Bakti Mulia yang juga Ketua Panitia, HM. Agung Nugroho, S.T., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan peserta.
“Alhamdulillah, tahun ini khitan bersama diikuti oleh empat peserta. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan anak-anak diberikan kesehatan serta kemudahan selama masa pemulihan. Melalui subsidi fasilitas sebesar Rp1.700.000 untuk setiap peserta, kami berharap program ini benar-benar dapat membantu dan meringankan keluarga anggota koperasi,” ungkap Agung.
Ia menambahkan, kepedulian panitia tidak berhenti pada hari pelaksanaan. KPRI Bakti Mulia juga menyiapkan layanan monitoring melalui kunjungan kepada peserta sebagai bentuk pendampingan selama proses penyembuhan.
“Insyaallah setelah pelaksanaan khitan akan dilakukan kunjungan monitoring kepada peserta. Semoga anak-anak segera sehat kembali dan tumbuh menjadi generasi yang semakin saleh,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi bentuk pelayanan sosial kepada anggota, program ini turut memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin H. Anas Yusuf, S.Sos.I., memohon kelancaran pelaksanaan, kesembuhan seluruh peserta, serta keberkahan bagi keluarga besar KPRI Bakti Mulia. Seluruh pengurus, pengawas, dan karyawan KPRI Bakti Mulia turut hadir menyukseskan kegiatan tersebut.
Berkedudukan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, KPRI Bakti Mulia terus bersinergi dengan Kankemenag Kota Yogyakarta dalam menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota, pelayanan sosial, serta penguatan nilai kebersamaan di lingkungan kerja. Program khitan bersama menjadi salah satu bukti nyata bahwa koperasi tidak hanya berperan dalam bidang ekonomi, tetapi juga hadir memberikan manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh keluarga besar anggotanya. [Ara]



