Khitan Bersama KPRI Bakti Mulia, Kakan Kemenag: Wujudkan Generasi Saleh dan Siap Menjalankan Syariat

Yogyakarta (Humas) — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bakti Mulia Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi anggotanya melalui kegiatan Khitan Bersama bagi putra anggota keluarga besar KPRI. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Bong Supit Pak Darmo, Kotagede, Sabtu (27/6/26), menjadi salah satu implementasi program sosial koperasi yang mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan penguatan syariat Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi, yang hadir membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KPRI Bakti Mulia karena tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota, tetapi juga menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar Kementerian Agama.
“Terima kasih kepada KPRI Bakti Mulia yang telah menghadirkan program sosial berupa khitan bersama bagi putra-putra anggota koperasi. Program seperti ini merupakan bentuk kepedulian yang patut terus dikembangkan,” ujar Ahmad Shidqi.
Menurutnya, keberanian anak-anak mengikuti prosesi khitan merupakan langkah awal dalam menunaikan salah satu syariat yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain memiliki manfaat dari sisi kesehatan, khitan juga mengandung nilai ibadah sebagai bentuk penyucian dan menjaga kebersihan diri.

“Khitan merupakan sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan bagi laki-laki. Di samping memberikan manfaat medis, khitan juga menjadi bagian dari penyempurnaan fitrah serta menjaga kebersihan organ reproduksi. Saya sangat mengapresiasi keberanian anak-anak semua yang hari ini siap menjalani proses ini,” tuturnya.
Ahmad Shidqi juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan momentum khitan sebagai awal untuk tumbuh menjadi generasi muslim yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
“Kalian adalah anak-anak hebat. Semoga setelah ini semakin saleh, semakin taat menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, serta kelak berguna bagi nusa dan bangsa,” pesannya.
Ia berharap program khitan bersama dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan peserta yang lebih luas sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi anggota koperasi, tetapi juga masyarakat umum sebagai bagian dari syiar dan pelayanan Kementerian Agama Kota Yogyakarta kepada masyarakat.
“Semoga tahun depan program ini dapat diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ini dapat menjadi bagian dari syiar Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KPRI Bakti Mulia sekaligus Ketua Panitia, M. Agung Nugroho, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan khitan bersama tahun ini diikuti oleh empat putra anggota koperasi. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan peserta.
“Alhamdulillah, tahun ini khitan bersama diikuti oleh empat peserta. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan anak-anak diberikan kesehatan serta kemudahan selama masa pemulihan,” ungkap Agung.
Ia menambahkan, kepedulian panitia tidak berhenti setelah pelaksanaan khitan. KPRI Bakti Mulia juga menyiapkan layanan monitoring melalui kunjungan kepada peserta sebagai bentuk pendampingan selama proses penyembuhan.
“Insyaallah setelah pelaksanaan khitan akan dilakukan kunjungan monitoring kepada peserta. Semoga anak-anak segera sehat kembali dan tumbuh menjadi generasi yang semakin saleh,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi sarana pelayanan sosial bagi anggota koperasi, kegiatan ini juga memperkuat nilai gotong royong serta kebersamaan di lingkungan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Anas Yusuf, memohon kelancaran pelaksanaan, kesembuhan seluruh peserta, serta keberkahan bagi keluarga besar KPRI Bakti Mulia.
Melalui program ini, KPRI Bakti Mulia kembali menegaskan perannya sebagai koperasi yang tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, tetapi juga aktif menghadirkan layanan sosial-keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam menghadirkan agama yang berdampak dan menebarkan kemaslahatan.(Nis)



