Berita

Perkuat Jejaring Kehumasan, MAN 1 Yogyakarta Ikuti Humas Avengers Kanwil Kemenag DIY

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Tim Humas dan Komunikasi Publik Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat sinergi dan kolaborasi pengelolaan kehumasan melalui kegiatan Humas Avengers Kanwil Kemenag DIY yang digelar secara hibrid, Kamis (27/8/2026), di Ruang PTSP Kanwil Kemenag DIY.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh Tim Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag DIY, PIC kehumasan unit kerja, serta pengelola kehumasan pada Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), dan satuan kerja lainnya di lingkungan Kementerian Agama DIY. Tim Humas MAN 1 Yogyakarta turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelolaan informasi dan publikasi madrasah.

 

Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, dalam sambutannya menegaskan bahwa dunia kehumasan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Humas harus menjadi mata, telinga, dan wajah institusi. Humas harus mampu melihat apa yang sedang terjadi, memahami apa yang dibutuhkan publik, serta menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan mencerdaskan masyarakat,” tandasnya.

 

Ahmad Bahiej juga menekankan bahwa produk kehumasan harus mampu memberikan nilai lebih kepada masyarakat. Informasi yang dipublikasikan tidak hanya berhenti sebagai berita, tetapi diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi.

“Berita harus menjadi informasi dan informasi menjadi inspirasi. Publikasi harus memegang prinsip cepat, tepat, dan bermanfaat,” tegasnya.

Ketua Tim Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag DIY, Bramma Aji Putra, menjelaskan bahwa Humas Avengers Kanwil Kemenag DIY merupakan bentuk adaptasi dari program penguatan jejaring kehumasan Kementerian Agama RI.

 

Menurut Bramma, Humas Avengers menjadi jejaring kolaborasi bagi para pengelola kehumasan, publikasi, dan media sosial di seluruh satuan kerja Kementerian Agama di DIY. Jejaring tersebut diharapkan mampu mempercepat pertukaran informasi sekaligus memperkuat koordinasi publikasi antarsatuan kerja.

Ia juga menyampaikan sejumlah apresiasi terhadap kinerja publikasi Kementerian Agama secara nasional, termasuk keberhasilan dalam menggaungkan berbagai narasi program prioritas pemerintah serta menyebarluaskan praktik-praktik baik di lingkungan Kementerian Agama.

 

Meski demikian, Bramma menilai partisipasi dan koordinasi pelaporan publikasi dari seluruh satuan kerja di DIY masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kegiatan Humas Avengers diharapkan menjadi momentum untuk membangun pola kerja kehumasan yang semakin terintegrasi, responsif, dan kolaboratif.

 

Dalam kegiatan tersebut, Titik Zarkasyi dari Tim Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag DIY menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Kehumasan bagi PIC Berita.” Ia menjelaskan bahwa kualitas sebuah pemberitaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan PIC dalam menangkap informasi sejak awal suatu peristiwa berlangsung. Ketepatan dalam mengenali fakta, menentukan sudut pandang berita, serta memahami nilai berita menjadi bagian penting dalam menghasilkan publikasi yang berkualitas.

 

Menurut Titik, setidaknya terdapat lima nilai strategis yang perlu diperhatikan dalam sebuah pemberitaan, yakni aktualitas, dampak, kebaruan dan inovasi, ketokohan, serta kepentingan publik. Sementara itu, pengumpulan fakta tetap harus berpijak pada fondasi jurnalistik 5W+1H, yakni what, who, when, where, why, dan how.

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyambut positif keterlibatan Tim Humas MAN 1 Yogyakarta dalam kegiatan tersebut.

“Peran humas saat ini sangat strategis. Bukan hanya menyampaikan kegiatan lembaga, tetapi juga memastikan bahwa setiap informasi yang diberikan kepada masyarakat benar, mudah dipahami, dan memiliki nilai manfaat. Karena itu, kami mendorong Tim Humas MAN 1 Yogyakarta untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat jejaring, dan menghadirkan publikasi yang semakin berkualitas,” ujar Edi. (dee)

Leave a Reply