Berita

Kemenag Kota Yogyakarta Hadirkan Pesan Perjuangan di Rutan Yogyakarta

Yogyakarta, 27 Agustus 2026 — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Yogyakarta terus menghadirkan layanan keagamaan bagi masyarakat melalui penguatan pembinaan spiritual di berbagai ruang pelayanan publik. Salah satunya melalui Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Rutan Kelas IIB Yogyakarta, Kamis (27/8).

Dalam kegiatan yang diikuti antusias oleh seluruh warga binaan, Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Mustafid, hadir memberikan ceramah Maulid Nabi. Ia mengajak warga binaan menjadikan momentum Maulid Nabi dan peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat semangat memperbaiki diri dan terus berjuang menuju kehidupan yang lebih baik.

Ahmad Mustafid menyampaikan, terdapat dua momentum bersejarah yang patut disyukuri pada pekan ini, yakni 81 tahun Kemerdekaan RI dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kemerdekaan diraih melalui pengorbanan para pejuang, sementara Nabi Muhammad SAW menjadi teladan utama perjuangan dalam menegakkan kebenaran dan membangun kehidupan yang berkeadaban.

“Pejuang tidak hanya Rasulullah dan para sahabat, juga bukan hanya mereka yang berjuang merebut kemerdekaan. Kita semua adalah pejuang untuk meraih kesuksesan,” pesannya.

Menurutnya, kesuksesan sejati bukan semata pencapaian duniawi, melainkan keselamatan dari neraka dan meraih surga. Karena itu, menghadirkan kebaikan dan “surga” bagi keluarga serta masyarakat merupakan perjuangan yang harus dilakukan secara terus-menerus.

Ia menyebut, setidaknya terdapat sejumlah karakter yang harus dimiliki seorang pejuang, yaitu berjuang menegakkan kebenaran, berani, disiplin dalam beribadah, peduli kepada sesama, serta sabar dan tawakal.

Melalui layanan keagamaan tersebut, Kankemenag Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya untuk terus hadir memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan untuk membangun harapan, memperbaiki diri, dan kembali berkontribusi positif di tengah keluarga maupun masyarakat.(Nis)

Leave a Reply