Penyuluh KUA Ngampilan Dukung Optimalisasi Majelis Taklim Perempuan IPHI Kota Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Ngampilan) – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Ngampilan, Hj. Janti Ristiani, S.Ag., turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Majelis Taklim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Yogyakarta yang diselenggarakan pada Selasa (19/5/2026) di Aula I Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Kehadiran Hj. Janti Ristiani yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Dakwah dan Sosial MTP IPHI Kota Yogyakarta menjadi wujud dukungan KUA Ngampilan dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan pemberdayaan perempuan di Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ketua MTP IPHI Kota Yogyakarta, Dra. Hj. Tri Astuti Haryanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir atas dukungan dan partisipasinya dalam menyukseskan kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap MTP IPHI dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggotanya maupun masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang organisasi MTP oleh Dra. Hj. Siti Asfiatun Indrayanti, M.S.I. Materi yang disampaikan mendapat sambutan antusias dari para peserta yang berasal dari berbagai kemantren di Kota Yogyakarta. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan semangat peserta dalam memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembinaan keagamaan dan pengembangan kapasitas perempuan.
Di tempat terpisah, Kepala KUA Ngampilan, H. Anas Yusuf, S.Sos.I., menyampaikan bahwa keterlibatan penyuluh agama dalam kegiatan majelis taklim merupakan bagian dari upaya pembinaan umat yang berkelanjutan.
“Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam mendampingi dan memberdayakan masyarakat, termasuk melalui majelis taklim yang menjadi sarana pembelajaran, silaturahmi, dan penguatan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Majelis Taklim Perempuan IPHI Kota Yogyakarta secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan sebagai wadah silaturahmi, pengajian, dan pemberdayaan perempuan pascahaji. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan peran MTP IPHI semakin optimal dalam mendukung terwujudnya perempuan yang berdaya, berakhlak mulia, serta aktif berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. (Janti)



