KUA Wirobrajan Tebar Inspirasi Pendidikan Anak Melalui Program CAMAR

Yogyakarta – Semangat melayani dan memberi dampak nyata kepada masyarakat terus diwujudkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Wirobrajan melalui berbagai kegiatan penyuluhan keagamaan. Salah satunya diwujudkan melalui keikutsertaan Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., dalam program Cahaya Mimbar (CAMAR) yang berlangsung di Masjid Ikhwatun Hasanah, Pakuncen, Senin (8/6/2026).
Program CAMAR merupakan salah satu media dakwah dan edukasi yang bertujuan memberikan informasi, bimbingan, serta penyuluhan pembangunan kepada masyarakat dengan pendekatan bahasa agama yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Eko Agus Wibowo mengangkat tema pendidikan anak melalui konsep “wadah, wayah, lan jatah” yang terinspirasi dari kandungan QS. Hud ayat 6. Ia menjelaskan bahwa Allah SWT telah menetapkan potensi, kesempatan, dan rezeki bagi setiap manusia. Oleh karena itu, tugas orang tua bukan membandingkan anak dengan orang lain, melainkan membantu menemukan dan mengembangkan potensi terbaik yang telah Allah titipkan.
“Setiap anak memiliki wadah atau bakat yang berbeda. Orang tua perlu mengenali, membimbing, dan mengasah potensi tersebut agar berkembang secara optimal sesuai dengan jalan yang telah Allah persiapkan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, Eko menekankan pentingnya meneladani metode pendidikan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Menurutnya, Nabi Ibrahim tidak hanya menanamkan aqidah yang kuat kepada anak-anaknya, tetapi juga memberikan keteladanan dalam kehidupan, membangun komunikasi melalui dialog yang penuh hikmah, serta senantiasa mendoakan kebaikan bagi keturunannya.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan anak yang efektif tidak cukup hanya dengan memberikan nasihat, tetapi juga membutuhkan contoh nyata dari orang tua dalam menjalankan nilai-nilai agama dan akhlak mulia. Selain itu, komunikasi yang hangat dan penuh penghargaan menjadi kunci dalam membentuk karakter anak yang beriman dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan seperti Program CAMAR, KUA Wirobrajan terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan dan pengasuhan anak.
Dengan semangat melayani, bergerak, dan berdampak, KUA Wirobrajan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang relevan, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.[ekoAW]



