Merajut Sinergi, Menguatkan Integritas: Penyuluh KUA Wirobrajan Jadi Rohaniawan Pelantikan Pejabat Lapas

Yogyakarta – Semangat kolaborasi dan pelayanan yang berdampak terus diwujudkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Wirobrajan melalui peran aktif penyuluh agama dalam berbagai kegiatan lintas sektor. Salah satunya ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., yang bertugas sebagai rohaniawan dalam kegiatan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrasi di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Yogyakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Yogyakarta tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta dan dihadiri para pejabat yang dilantik, jajaran pejabat struktural, serta seluruh pegawai lapas. Dalam kesempatan tersebut, Eko Agus Wibowo memandu prosesi rohani pengambilan sumpah jabatan sekaligus memimpin doa sebagai penutup rangkaian acara.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Pengambilan sumpah jabatan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalitas aparatur, serta memperkokoh komitmen terhadap pelayanan publik yang berintegritas di lingkungan pemasyarakatan.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki landasan moral yang kuat. Kehadiran penyuluh agama tidak hanya memberikan dukungan spiritual, tetapi juga memperkuat nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan.
Menurut Eko Agus Wibowo, sumpah jabatan bukan sekadar seremonial administratif, melainkan komitmen moral dan spiritual yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Integritas, kejujuran, dan tanggung jawab menjadi nilai penting yang harus dijaga oleh setiap aparatur negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi yang terus terjalin dengan berbagai instansi, KUA Wirobrajan berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah diakses, profesional, dan memberikan manfaat nyata. Peran penyuluh agama diharapkan semakin memperkuat pembinaan mental spiritual, mendukung program pembangunan, serta menanamkan nilai-nilai integritas di berbagai lini pelayanan publik.
Dengan semangat melayani, bergerak, dan berdampak, KUA Wirobrajan terus memperluas jangkauan pengabdian melalui kerja sama lintas sektor guna mewujudkan masyarakat dan aparatur yang berakhlak, profesional, serta berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.[ekoAW]


