Berita

Kemenag Kota Yogyakarta Gandeng BPRS UNISIA Perkuat Pengembangan Wakaf Uang

Yogyakarta (Humas) — Upaya mewujudkan Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya dilakukan melalui audiensi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta ke PT BPRS UNISIA Insan Indonesia selaku Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU), Kamis (21/5/2026).

Audiensi dipimpin Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Yogyakarta, Ali Shofa, S.Pd.I., bersama Anita Indrastuti, Muh. Anwar Rifai, Muhaimin, dan Keli Nopi Piawan. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PT BPRS UNISIA Insan Indonesia, Khabib Soleh.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Shofa menegaskan bahwa keberadaan LKS-PWU memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan wakaf uang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga keuangan syariah menjadi kunci dalam membangun sistem pengelolaan wakaf yang profesional, produktif, dan berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan dari BPRS UNISIA Insan Indonesia dapat memperkuat proses pengusulan Kota Wakaf sekaligus mendorong pengembangan wakaf uang yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” kata Ali Shofa.

Ia menambahkan, peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat terhadap wakaf uang perlu terus didorong agar potensi wakaf dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan umat dan pembangunan sosial.

Sementara itu, Direktur Utama PT BPRS UNISIA Insan Indonesia, Khabib Soleh, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan kesiapan BPRS UNISIA untuk mendukung berbagai program penguatan wakaf uang yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Menurutnya, kerja sama yang baik antara pemerintah dan lembaga keuangan syariah akan memperkuat ekosistem wakaf yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara luas.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam pengembangan wakaf uang serta mendukung terwujudnya Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf yang produktif, inovatif, dan berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat. (Humas Kemenag Kota Yogyakarta)