Berita

Penyuluh KUA Ngampilan Terapkan Metode Kibar dalam Bimbingan Baca Al-Qur’an di SD Negeri Timuran

Yogyakarta (KUA Ngampilan) — Penyuluh Agama Islam KUA Ngampilan, Wintolo, S.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan baca Al-Qur’an dengan menerapkan Metode Kibar di Madrasah Diniyah Al-Qur’an (MDA) SD Negeri Timuran, Kemantren Mergangsan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an di kalangan siswa sekolah dasar negeri. Melalui program tersebut, para siswa dibimbing agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, Wintolo menggunakan Metode Kibar yang dikembangkan oleh Erweesbe Maimanati. Metode ini terdiri atas tiga jenjang pembelajaran, yakni Jilid A, B, dan C, yang dirancang secara bertahap untuk memudahkan anak-anak dalam mengenal huruf hijaiyah hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar.

Menurut Wintolo, pembelajaran Al-Qur’an yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sangat penting untuk membangun kemampuan dasar membaca Al-Qur’an pada anak-anak. Selain meningkatkan keterampilan membaca, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

“Melalui program Madrasah Diniyah Al-Qur’an ini, kami berharap siswa dapat memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sejak dini sebagai bekal dalam kehidupan beragama,” ujarnya.

Kegiatan bimbingan baca Al-Qur’an tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu dan mendapat dukungan dari pihak sekolah. Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan lembaga pendidikan dalam memperkuat pendidikan keagamaan bagi generasi muda.

Melalui kegiatan yang berkelanjutan, diharapkan target pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di lingkungan sekolah dasar dapat tercapai, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an.(Janti)