Kasi Penmad Dorong Kurikulum Cinta dan Ekologi Jadi Program Berdampak

Yogyakarta (Penmad) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Ahmad Musyadad, mendorong Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Ibtidaiyah Kota Yogyakarta untuk mengembangkan program unggulan yang tidak berhenti pada konsep, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi warga madrasah dan lingkungan sekitar.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Musyadad saat memberikan sambutan sekaligus pembinaan dalam rapat koordinasi KKM Ibtidaiyah Kota Yogyakarta yang berlangsung di MIN 1 Kota Yogyakarta pada pekan ketiga September 2026.
Dalam pembinaannya, Ahmad menekankan pentingnya menjadikan Kurikulum Berbasis Cinta dan ekologi sebagai bagian dari program unggulan madrasah. Kedua pendekatan tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kegiatan konkret yang membangun karakter peserta didik sekaligus menghadirkan kebermanfaatan sosial.
Menurutnya, nilai cinta tidak cukup diajarkan melalui pembelajaran di kelas, tetapi perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama. Demikian pula kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui pembiasaan dan aksi nyata.
Implementasinya dapat dikembangkan melalui gerakan bersih lingkungan masjid, musala, dan tempat ibadah, serta pembiasaan infak dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar berbagi, peduli, bergotong royong, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya.
Ahmad Musyadad juga mendorong KKM untuk memperkuat kolaborasi antarmadrasah sehingga berbagai praktik baik dapat dikembangkan bersama dan direplikasi sesuai karakteristik masing-masing madrasah.
Pembinaan tersebut menegaskan peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepedulian sosial, kecintaan terhadap lingkungan, serta mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya.(Lis)



