Kafilah Tegalrejo Raih Empat Kejuaraan dalam Ajang STQH Tahun 2026

Yogyakarta (KUA Tegalrejo) — Kantor Urusan Agama Tegalrejo turut berpartisipasi dalam kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Kota Yogyakarta dengan mengirimkan sebanyak 18 peserta kafilah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Komplek Balaikota Yogyakarta.

STQH diikuti oleh perwakilan dari 14 kemantren se-Kota Yogyakarta. Para peserta berkompetisi dalam 20 cabang perlombaan, meliputi berbagai bidang yang berkaitan dengan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an serta Hadits.
Keikutsertaan KUA Tegalrejo dalam STQH menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi generasi Qur’ani di wilayah Tegalrejo. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antarpeserta sekaligus mendorong semangat generasi muda dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dari 18 peserta yang dikirimkan, sejumlah kafilah KUA Tegalrejo berhasil menunjukkan prestasi membanggakan. Gilang Aditya berhasil meraih Juara 2 Tilawah Anak. Sementara itu, Akmal Imamuddin M. meraih Juara 3 Tahfidz 1 Juz dan Tilawah, disusul Farid Nasiruddin M. yang memperoleh Juara 3 Tahfidz 5 Juz dan Tilawah. Prestasi lainnya diraih oleh Abdul Muhsin yang berhasil mendapatkan Juara 2 Tahfidz 10 Juz.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Tegalrejo, terus menunjukkan hasil yang positif. Prestasi para peserta tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan KUA Tegalrejo, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik dan generasi muda lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
Kegiatan STQH Kota Yogyakarta bertujuan untuk menjaring dan mengembangkan potensi qari, qariah, hafiz, hafizah, serta generasi yang memiliki kemampuan dalam bidang Al-Qur’an dan Hadits. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperkuat tradisi membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta mendorong pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam STQH, KUA Tegalrejo berharap pembinaan terhadap generasi Qur’ani dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Para peserta yang telah meraih prestasi diharapkan tidak berhenti pada capaian perlombaan, tetapi mampu menjadikan kemampuan yang dimiliki sebagai bekal untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, KUA Tegalrejo juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mendalami Al-Qur’an dan Hadits. Dengan pembinaan yang konsisten serta dukungan dari keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah, diharapkan akan lahir lebih banyak generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus memiliki akhlak mulia dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(muthi)



