19 Murid MAN 1 Yogyakarta Kunjungi Halal Fest dan Gebyar UMKM di Balai Kota

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Sebanyak 19 murid MAN 1 Yogyakarta mengunjungi Halal Fest dan Gebyar UMKM yang digelar di Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta.
Rombongan MAN 1 Yogyakarta didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Muhammad Amin, S.Ag., M.A. Kehadiran para murid menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat produk-produk UMKM yang telah mengantongi sertifikat halal sekaligus memahami pentingnya jaminan kehalalan produk yang beredar di masyarakat.
Halal Fest 2026 menghadirkan 20 booth pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Yogyakarta yang telah memiliki sertifikat halal. Selain menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai sarana edukasi masyarakat mengenai produk halal.
Muhammad Amin mengatakan Halal Fest memberikan pengalaman langsung kepada murid untuk melihat bagaimana prinsip halal diterapkan dalam produk yang dikonsumsi dan dipasarkan masyarakat.
“Halal Fest sangat bagus untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya produk halal yang sudah bersertifikat halal. Murid juga bisa melihat secara langsung produk-produk UMKM yang sudah memenuhi ketentuan tersebut,” ujar Amin.
Selain mengunjungi stan UMKM, para peserta juga mengikuti kegiatan edukasi Halal Fest yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pendukung STQH. Setiap tamu undangan juga mendapatkan voucher belajar senilai Rp15.000.
Halal Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi Kantor Kemenag Kota Yogyakarta dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kehadiran puluhan pelaku UMKM bersertifikat halal menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem produk halal di Kota Yogyakarta sekaligus membuka ruang interaksi antara pelaku usaha dan masyarakat.
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyambut baik keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan di luar madrasah yang memiliki muatan edukasi dapat memperluas pengalaman belajar murid, terutama dalam memahami isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini baik untuk menambah wawasan murid. Mereka tidak hanya mendapatkan informasi dari pembelajaran di kelas, tetapi juga bisa melihat langsung bagaimana produk halal dikembangkan dan dipasarkan di masyarakat,” kata Edi.
Halal Fest 2026 berlangsung selama satu hari, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi etalase produk UMKM bersertifikat halal, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh pentingnya sertifikasi halal sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem halal di Kota Yogyakarta. (dee)



