Dari Pekarangan KUA, Semangat Ekoteologi Dipanen Bersama

YOGYAKARTA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Jetis menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi melalui kegiatan panen sayur dan buah yang dibudidayakan di lingkungan kantor, Selasa (9/6).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Jetis dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal dan berkelanjutan. Berbagai jenis tanaman, seperti sawi, cabai, dan tanaman buah, berhasil dipanen setelah dirawat bersama oleh para pegawai.
Kepala KUA Jetis, Muhammad Fauzan Fatkhulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar upaya penghijauan, tetapi juga bentuk nyata pengamalan ajaran agama dalam menjaga kelestarian alam.
“Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menanamkan bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari ibadah dan wujud syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurut Fauzan, hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk mengelola pekarangan rumah secara produktif. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga dan lingkungan.
Program pemanfaatan lahan pekarangan ini juga menjadi implementasi penguatan ekoteologi yang tengah didorong Kementerian Agama, yakni membangun kesadaran bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memiliki nilai ibadah.
Melalui berbagai kegiatan ramah lingkungan, KUA Jetis berharap dapat menjadi teladan dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang hijau, sehat, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.[ismi]


