Penyuluh KUA Danurejan Dampingi Warga Binaan Rutan Yogyakarta

Yogyakarta – Penyuluh Agama Islam KUA Danurejan, Jafar Arifin, memberikan pendampingan keagamaan kepada warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Yogyakarta dalam kegiatan bimbingan rohani Islam yang dilaksanakan di Masjid Rutan Yogyakarta, Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 150 warga binaan yang antusias mengikuti rangkaian pembinaan keagamaan.
Kegiatan diawali dengan pendampingan privat baca Al-Qur’an bagi warga binaan. Melalui bimbingan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an serta meningkatkan kemampuan membaca sesuai kaidah yang benar. Pendekatan pembelajaran secara langsung dan personal diharapkan mampu membantu peserta lebih percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.
Setelah sesi pembelajaran Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan siraman rohani yang berisi penguatan nilai-nilai keislaman dan pembinaan akhlak. Dalam tausiyahnya, Jafar Arifin menyampaikan tentang tiga hal yang menjadi jalan keselamatan dalam kehidupan seseorang sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah.
“Tiga perkara yang menjadi jalan keselamatan adalah rasa takut kepada Allah SWT baik dalam keadaan sendiri maupun di tengah keramaian, bersikap sederhana baik saat miskin maupun kaya, serta berlaku adil baik ketika senang maupun saat marah,” ungkapnya.
Menurut Jafar, ketiga nilai tersebut merupakan pedoman penting dalam membentuk karakter seorang muslim. Rasa takut kepada Allah akan mendorong seseorang untuk selalu menjaga perilaku dan menjauhi perbuatan yang dilarang. Sikap sederhana akan melahirkan rasa syukur dan menghindarkan diri dari sikap berlebihan, sedangkan keadilan menjadi landasan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
Kegiatan bimbingan rohani ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mental spiritual warga binaan agar memiliki bekal keagamaan yang kuat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para warga binaan dapat meningkatkan kualitas keimanan, memperbaiki diri, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Kehadiran Penyuluh Agama KUA Danurejan di lingkungan Rutan Yogyakarta juga menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya.[jakfar]



