Berita

Elsimil dan Sadd Dzari’ah sebagai Deteksi Dini Stunting

Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) merupakan inovasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bekerja sama dengan Kementerian Agama, khususnya melalui Kantor Urusan Agama (KUA), untuk memfasilitasi pendampingan kesehatan serta kesiapan menikah bagi calon pengantin (catin).

Program ini bertujuan mencegah stunting sejak hulu dengan mendeteksi faktor risiko, seperti anemia, kekurangan gizi, maupun usia yang terlalu muda, sebelum memasuki pernikahan dan kehamilan.

Kerja sama tersebut menjadikan sertifikat Elsimil sebagai salah satu persyaratan administratif dalam pendaftaran pernikahan yang harus dilampirkan saat mendaftar di KUA.

Kelurahan Mantrijeron, melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK), turut berperan aktif dengan menyerahkan sertifikat Elsimil kepada KUA Mantrijeron setelah pelaksanaan ijab kabul. Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan prosesi yang dipandu oleh penghulu, Mu’inan, S.H.I., M.S.I.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memastikan bahwa calon pengantin telah memiliki sertifikat Elsimil serta mendapatkan pendampingan kesehatan secara intensif sebelum memasuki masa kehamilan.

Melalui pendekatan ini, diharapkan pencegahan stunting dapat dilakukan secara lebih dini dan terarah, sejalan dengan konsep sadd dzari’ah, yaitu menutup pintu-pintu yang berpotensi menimbulkan kemudaratan. (m.uin.an)