Mutiara Pagi Radio EMC Angkat Keteladanan Nabi Ibrahim dalam Mendidik Anak

YOGYAKARTA – Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo terus menghadirkan dakwah yang membumi melalui program “Mutiara Pagi” di Radio EMC. Dalam siaran yang berlangsung Selasa (2/6/2026), tema yang diangkat adalah “Metode Nabi Ibrahim AS dalam Mendidik Anak dalam Bingkai Keluarga Islami.”
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi KUA Umbulharjo, PCM Umbulharjo, dan Radio EMC sebagai upaya memperluas jangkauan dakwah melalui media penyiaran. Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, Sugiharto, hadir sebagai narasumber yang mengulas keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam membangun keluarga yang beriman dan berakhlak mulia.
Menurut Sugiharto, keberhasilan Nabi Ibrahim dalam mendidik generasi saleh tidak terlepas dari fondasi pendidikan yang kuat, yakni doa, penanaman tauhid, keteladanan, komunikasi yang baik, serta kasih sayang dalam keluarga. Ia mencontohkan bagaimana Nabi Ibrahim memanjatkan doa untuk memperoleh keturunan yang saleh jauh sebelum memiliki anak, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Ash-Shaffat ayat 100.
“Pendidikan anak harus dimulai dari doa dan penguatan akidah. Orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keimanan anak agar tetap kokoh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan salat sebagai prioritas pendidikan keluarga. Menurutnya, orang tua harus menjadi teladan dalam menjalankan ibadah karena contoh nyata lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat.
Dalam pemaparannya, Sugiharto mengulas hubungan harmonis antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS yang dibangun melalui kedekatan emosional dan dialog yang penuh penghargaan. Bahkan ketika menerima perintah Allah SWT yang sangat berat, Nabi Ibrahim tetap mengajak putranya berdiskusi dan mendengarkan pendapatnya.
“Pendidikan yang berhasil bukan hanya menjadikan anak patuh kepada orang tua, tetapi membentuk anak yang taat kepada Allah SWT. Itulah teladan yang diwariskan Nabi Ibrahim kepada Nabi Ismail,” katanya.
Sugiharto mengingatkan bahwa tugas orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan materi anak, tetapi juga menyiapkan generasi yang memiliki keimanan, akhlak, dan karakter yang kuat. Karena itu, pendidikan agama dan doa harus menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan keluarga.
Melalui program “Mutiara Pagi”, nilai-nilai keislaman diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dengan pendekatan yang ringan, aktual, dan relevan. Kolaborasi antara KUA Umbulharjo, PCM Umbulharjo, dan Radio EMC menjadi bukti bahwa dakwah dapat hadir melalui berbagai media untuk menginspirasi masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
(khaer)



