Berita

Wujudkan Keluarga Sakinah Sejak Dini, Bimas Islam Gelar Bimwin di MPP

Yogyakarta (Seksi Bimas Islam) – Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui Bimas Islam kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (Catin) angkatan XVIII pada Selasa, 14/04/2026. Kegiatan ini berlangsung di Mall Pelayanan Publik Pemkot Yogyakarta sebagai bentuk komitmen dalam membekali pasangan menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Bimwin angkatan VIII ini secara resmi dibuka oleh Kasi Bimas Islam, H. Muhammad Tahrir, S.E., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Turut memberikan sambutan, Kepala Dinas MPP Kota Yogyakarta, H. Budi Santosa, M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memberikan layanan edukatif bagi masyarakat, khususnya calon pengantin.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan beberapa instansi, antara lain Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta serta DP3AP2KB Kota Yogyakarta, guna memberikan materi yang komprehensif dari berbagai aspek kehidupan berkeluarga.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini antara lain Raden Andhi Nugroho, Kepala KUA Wirobrajan, Awaluddin Kiraman, S.Ag , Penyuluh Agama Islam KUA Kraton dan Agus Rahmawati, S.ST selaku Bidan dari Puskesmas Tegalrejo. Sementara itu dari DP3AP2KB yang diwakili oleh Endah Julianti, S.S juga menyampaikan materi dalam kesempatan tersebut.

Materi yang disampaikan meliputi kesiapan pernikahan dari sisi agama, kesehatan reproduksi, hingga ketahanan keluarga dan perlindungan perempuan serta anak.

Kegiatan Bimwin ini diikuti oleh 12 peserta calon pengantin yang berasal dari wilayah KUA Umbulharjo, Mantrijeron, Gondomanan, dan Kraton serta Ngampilan Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bekal penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan berkualitas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki pemahaman yang matang dalam menjalani kehidupan berumah tangga serta mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.(iwn).