Berita

Tiga Madrasah Kemenag Kota Yogyakarta Terpilih dalam Program Sekolah Siaga Kependudukan 2026

Yogyakarta (Penmad) — Tiga madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta terpilih mengikuti program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tahun 2026. Ketiganya adalah MTs Mu’allimin Muhammadiyah, MTs Muhammadiyah Gedongtengen, dan MTs Nurul Ummah. Ketiga madrasah tersebut termasuk dalam sepuluh sekolah/madrasah jenjang SMP/MTs yang diundang dalam pertemuan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) program SSK di Ruang Kunthi, Gedung PKK Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (19/10/2026).

Keikutsertaan tiga madrasah ini menjadi bagian dari upaya Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) untuk memperkuat peran pendidikan madrasah dalam membangun karakter peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman tentang kependudukan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Kota Yogyakarta diwakili Pengelola Data dan Informasi Seksi Pendidikan Madrasah. Melalui dukungan terhadap program yang diselenggarakan DP3AP2KB Kota Yogyakarta bekerja sama dengan BKKBN DIY, Seksi Penmad mendorong madrasah agar tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap persoalan kependudukan.

Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, penguatan pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka pernikahan anak di bawah umur serta tingginya angka perceraian di Kota Yogyakarta.

Ia mengajak sekolah dan madrasah untuk mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam kurikulum maupun rencana pelaksanaan pembelajaran agar nilai-nilai tersebut dapat ditanamkan secara berkelanjutan kepada peserta didik.

Program SSK jenjang SMP/MTs pada tahun 2026 menyasar sepuluh sekolah dan madrasah di Kota Yogyakarta. Selanjutnya, pada 2027, program ini direncanakan diperluas ke jenjang SD/MI sebagai langkah memperkuat edukasi kependudukan sejak pendidikan dasar.

Kemenag Kota Yogyakarta melalui Seksi Pendidikan Madrasah mendukung pengembangan program ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran madrasah. Melalui keterlibatan tiga madrasah tersebut, diharapkan materi kependudukan semakin terintegrasi dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik memiliki pengetahuan, sikap, dan kesiapan dalam menghadapi persoalan kependudukan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.(Lis)

Leave a Reply