Rawat Jiwa dengan Al-Qur’an, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan Semangati Lansia Terus Belajar

Rawat Jiwa dengan Al-Qur’an, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan Semangati Lansia Terus Belajar
Usia bukan penghalang untuk terus belajar dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Semangat itu tumbuh dalam pendampingan penyuluh agama Islam KUA Wirobrajan kepada jamaah lansia di Masjid Al Barokah Kleben, Rabu (28/10/2026).
Penyuluh agama Islam KUA Wirobrajan, Berlin Sunardi, Agus Saiful Bahri, dan Prety Etika, dengan penuh kesabaran mendampingi para jamaah yang mayoritas lansia belajar membaca Al-Qur’an, mulai dari Iqra hingga tahsin. Pendampingan dilakukan sesuai kemampuan masing-masing jamaah agar mereka dapat belajar dengan nyaman, bertahap, dan percaya diri.
Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan pembelajaran Al-Qur’an dan bincang-bincang keagamaan. Melalui suasana yang akrab, jamaah juga mendapat ruang untuk berkonsultasi dan menyampaikan persoalan keagamaan yang mereka hadapi.
Kegiatan ini bukan sekadar belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ikhtiar merawat jiwa, menguatkan iman, dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat. Bagi para lansia, pendampingan tersebut menghadirkan kesempatan untuk terus memperbaiki bacaan sekaligus memperoleh ketenangan batin melalui kebersamaan.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, KUA Wirobrajan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan keagamaan yang ramah lansia, dekat dengan umat, dan berdampak nyata. Belajar Al-Qur’an tak mengenal batas usia; setiap langkah kecil adalah ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.[ekoAW]



