Moderasi Beragama dalam Aksi Nyata, Penyuluh Kristen Dukung Gerakan Peduli Lingkungan

Yogyakarta (Humas) – Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu wujud nyata kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan kerja bakti bertajuk “Kolaborasi & Moderasi” yang dilaksanakan di wilayah Kemantren Pakualaman, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Sekolah Islami Pakualaman, serta UPT Kota Yogyakarta. Dari KUA Pakualaman hadir Arin Marliana, N. Sholihat, M. Hayun, Danang Diyantoro, Nuryanto, dan Trikusbandiyono. Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen, Oka Yuliana, turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Melalui kerja bakti bersama ini, para peserta tidak hanya bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun ruang perjumpaan dan kebersamaan lintas iman. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mendukung program Masjos melalui peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat diharapkan dapat menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang lebih nyaman, harmonis, dan berkualitas.
Oka Yuliana menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan sekaligus merawat lingkungan.
“Harapannya, pemerintah dan masyarakat dapat terus bekerja sama dalam memelihara kerukunan dan kesehatan lingkungan. Menjaga kebersihan merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas lingkungan yang telah diberikan kepada kita,” ungkapnya.
Semangat Kolaborasi & Moderasi menjadi pesan penting bahwa moderasi beragama tidak berhenti pada sikap saling menghormati, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Dari kerja bakti sederhana di Pakualaman, tumbuh pesan bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari merawat kehidupan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kerukunan dalam tindakan nyata.
Kegiatan kerja bakti ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program Masjos melalui aksi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah Kemantren Pakualaman. Dukungan diwujudkan dengan menggerakkan berbagai unsur, mulai dari penyuluh agama lintas iman, lembaga pendidikan, UPT, hingga masyarakat untuk bersama-sama melakukan kerja bakti dan menumbuhkan kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan ini, program Masjos tidak hanya didukung dalam bentuk ajakan atau imbauan, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan kolaboratif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Lingkungan yang bersih, sehat, dan terawat diharapkan mampu mendukung terciptanya kawasan yang nyaman sekaligus memperkuat budaya gotong royong dan kerukunan antarumat beragama.[Ara_Oka]



