Pokjaluh DIY Gelar Bimtek Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Menuju Jenjang Muda dan Madya

Yogyakarta – Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam Daerah Istimewa Yogyakarta (Pokjaluh DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Uji Kompetensi bagi Penyuluh Agama Islam yang akan mengikuti uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan ke tingkat Muda dan Madya. Kegiatan berlangsung di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Rabu (3/6/2026).
Bimtek diikuti oleh 42 Penyuluh Agama Islam dari kabupaten dan kota se-DIY serta jajaran pengurus Pokjaluh DIY. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan pemahaman, strategi, dan pendalaman materi sebagai bekal menghadapi proses uji kompetensi.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Tim Penyuluhan dan Informasi Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Nur Ghojali, M.A., Analis Ahli Madya Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais) Kanwil Kementerian Agama DIY, Abdul Haris, S.Ag., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Sidqi, S.Psi., M.Eng.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan profesionalitas penyuluh agama merupakan kebutuhan penting di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, uji kompetensi tidak hanya menjadi persyaratan administratif untuk kenaikan jenjang jabatan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan kualitas layanan penyuluhan agama semakin baik, relevan, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
“Penyuluh agama merupakan ujung tombak pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar pelayanan yang diberikan semakin profesional dan berdampak,” ujarnya.
Pada sesi materi, Dr. H. Ahmad Nur Ghojali, M.A. memberikan pembekalan terkait kebijakan, mekanisme, serta indikator penilaian dalam uji kompetensi. Ia menjelaskan berbagai standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh penyuluh yang akan naik ke jenjang jabatan lebih tinggi.
Sementara itu, Abdul Haris, S.Ag. mengulas aspek teknis pelaksanaan uji kompetensi sekaligus berbagi pengalaman dan strategi menghadapi setiap tahapan ujian. Peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan uji kompetensi.
Ketua Pokjaluh DIY, H. Ja’far Arifin, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara Pokjaluh DIY dengan Tim Uji Kompetensi Kanwil Kementerian Agama DIY dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Bimtek ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mendukung para penyuluh agama agar lebih siap menghadapi uji kompetensi. Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan kapasitas dan jenjang kariernya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh bekal yang memadai, meningkatkan kepercayaan diri, serta mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya dalam pelaksanaan uji kompetensi. Dengan demikian, akan terwujud penyuluh agama yang profesional, kompeten, dan semakin berkontribusi dalam pembangunan kehidupan beragama yang harmonis di masyarakat.(Pokjaluh DIY)



