KUA Mantrijeron Lepas Mahasiswa PKL UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) – KUA Mantrijeron menggelar acara pelepasan dan penarikan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta setelah menyelesaikan kegiatan praktik selama kurang lebih satu bulan di lingkungan KUA Mantrijeron.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan PKL dengan baik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendampingan dan pelayanan terdapat hal-hal yang dirasa kurang berkenan.
“Bilamana selama pelaksanaan PKL terdapat hal-hal yang dirasa kurang, kami mohon maaf. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di KUA Mantrijeron dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya.
Setyo Purwadi berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa, baik dalam bidang kepenghuluan, pelayanan administrasi, maupun penyuluhan keagamaan, dapat menambah wawasan dan kompetensi mereka sebelum terjun ke masyarakat maupun dunia kerja.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Ahmad Bunyan Wahib, menyampaikan terima kasih kepada KUA Mantrijeron yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai berbagai layanan dan tugas yang dijalankan oleh KUA.
Menurutnya, pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa tidak hanya sebatas memahami proses administrasi, tetapi juga praktik pelayanan, kepenghuluan, serta kegiatan penyuluhan yang menjadi bagian penting dari tugas dan fungsi KUA.
“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Mantrijeron yang telah membuka ruang belajar bagi mahasiswa. Pengalaman yang diperoleh selama PKL ini sangat berharga karena mahasiswa dapat melihat dan terlibat langsung dalam berbagai layanan yang ada di KUA,” ungkapnya.
Program PKL yang diikuti oleh 17 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut berlangsung selama sekitar satu bulan dan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.(Hisbana)



