Penyuluh KUA Wirobrajan Ajak Jamaah Perkuat Karakter Islami melalui Akhlak Mulia

Yogyakarta – Komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Wirobrajan, Berlin Sunardi, S.Pd., melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan pada Pengajian Rutin Majelis Taklim Al-Hidayah, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang diikuti jamaah ibu-ibu tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan guna memperkuat pemahaman serta pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kajian bertema “Karakter Manusia”, Berlin Sunardi menjelaskan bahwa Al-Qur’an dan hadis telah memberikan pedoman yang jelas mengenai karakter seorang muslim. Menurutnya, manusia yang beriman, bertakwa, bersyukur, sabar, dan berakhlak mulia merupakan pribadi yang dicintai Allah SWT. Sebaliknya, sifat sombong, munafik, dan lalai dalam mengingat Allah merupakan karakter yang harus dihindari.
Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 yang menegaskan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah ditentukan oleh tingkat ketakwaannya. Selain itu, ia juga menyampaikan hadis Rasulullah ﷺ yang berbunyi, “Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya” (HR. At-Tirmidzi).
Menurut Berlin, pembentukan karakter Islami tidak cukup hanya melalui pengetahuan, tetapi juga harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, KUA Wirobrajan terus berupaya mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai akhlakul karimah sebagai fondasi kehidupan yang harmonis dan berkeadaban.[ekoAW]



