Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Pesan Muharam Penyuluh Pakualaman di Mushola Al Ikhlas

Yogyakarta – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Pakualaman menyampaikan tausiyah keagamaan kepada jamaah Mushola Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Senin (22/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, jamaah diajak menjadikan bulan Muharam sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai perubahan sikap, perilaku, dan kualitas keimanan menuju kehidupan yang lebih diridhai Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, penyuluh menyampaikan bahwa pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi sarana muhasabah atau introspeksi diri atas berbagai amal yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Melalui evaluasi diri, setiap muslim diharapkan mampu memperbaiki kekurangan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, jamaah juga diajak memperbanyak amal saleh, menjaga kerukunan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian kepada sesama. Perhatian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharam sebagai wujud nyata kepedulian sosial umat Islam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh pegawai dan jamaah Mushola Al Ikhlas. Antusiasme peserta menunjukkan semangat untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Melalui tausiyah ini diharapkan seluruh jamaah dapat mengawali tahun baru Islam dengan semangat perubahan yang positif, peningkatan kualitas ibadah, serta komitmen untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga bulan Muharam menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk terus berhijrah menuju pribadi yang lebih beriman, bertakwa, dan bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.(Nur)



