Berita

Penyuluh KUA Mantrijeron Ajak Jamaah Jauhi Taruhan Sepak Bola

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai tauhid dengan menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk taruhan hasil pertandingan sepak bola. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan tausiyah di Masjid At Taqarub, Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Dalam ceramahnya, Fatkur menjelaskan bahwa tauhid tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga dengan menaati perintah Allah dan menjauhi segala bentuk larangan-Nya. Ia mengingatkan bahwa taruhan pertandingan, meskipun dikemas sebagai candaan, tetap berpotensi mengandung unsur perjudian apabila didasarkan pada menang atau kalahnya suatu pertandingan.

Mengacu pada QS. Al-Ma’idah ayat 90–91, Fatkur menegaskan bahwa perjudian dilarang karena dapat menimbulkan permusuhan, kebencian, serta melalaikan manusia dari mengingat Allah dan melaksanakan salat.

“Jangan sampai pertandingan sepak bola yang seharusnya menjadi hiburan justru menjadi penyebab perselisihan dan rusaknya persaudaraan,” pesannya.

Di akhir tausiyah, Fatkur mengajak jamaah memperkuat nilai-nilai tauhid dengan menjaga akhlak, menjauhi praktik perjudian, serta memelihara kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. (FR)