Penyuluh Katolik Kemenag Kota Yogyakarta Ikuti ToT ARDAS IX KAS

Yogyakarta (Garakat) — Penyuluh Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Edelbertus Jara, mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) Arah Dasar (ARDAS) IX Keuskupan Agung Semarang (KAS) bertema “Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan” pada Minggu (3/5/2026) di Gereja Santo Petrus dan Paulus Babadan.
Dalam pengantarnya, Romo Paroki Babadan, Antonius Saptono Hadi, Pr., menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai lingkungan, baik kaum muda maupun dewasa. Ia menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum sosialisasi ARDAS IX KAS kepada seluruh umat. Selain pemaparan materi, peserta juga menerima buklet yang berisi rangkuman Nota Pastoral sebagai panduan memahami arah dasar dengan lebih mudah.
Materi disampaikan oleh Wakil Ketua II Dewan Pastoral Paroki Babadan, Sudi Mungkasi. Ia menjelaskan bahwa Umat Allah KAS merupakan persekutuan murid Kristus yang dipanggil untuk berjalan bersama dalam bimbingan Roh Kudus, mewartakan Kerajaan Allah, serta memperjuangkan kehidupan yang sejahtera dan bermartabat demi terwujudnya peradaban kasih.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa dalam konteks kehidupan berbangsa, umat diharapkan turut berperan aktif mendukung nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial, penghormatan hak asasi manusia, demokrasi partisipatif, kehidupan beragama yang inklusif, serta pelestarian lingkungan.
Untuk mewujudkan visi tersebut, umat diajak mengembangkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan iman yang integral, membangun budaya dialog dan penghormatan terhadap sesama, meningkatkan kepedulian sosial khususnya kepada kelompok kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD), serta mengembangkan pelayanan pastoral yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi agen penggerak dalam menyosialisasikan ARDAS IX KAS di lingkungan masing-masing, serta berkontribusi dalam mewujudkan Gereja yang membawa kebahagiaan, inspirasi, dan kesejahteraan bagi umat dan masyarakat luas. (ej)



