Penyuluh Agama Islam Umbulharjo Perkuat Pembinaan Al-Qur’an di Kelurahan Semaki

Yogyakarta (KUA Umbulharjo) – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, KUA Umbulharjo terus menguatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Madrasah Al-Qur’an (MQ) yang dilaksanakan di Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipandu oleh ASN Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, Sugiharto dan Ahmad Fadlan. Madrasah Al-Qur’an menjadi salah satu program pembinaan rutin KUA Umbulharjo yang dilaksanakan secara langsung di tengah masyarakat sebagai upaya meningkatkan kemampuan sekaligus kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan bimbingan membaca Al-Qur’an secara tartil, perbaikan makharijul huruf, serta pemahaman dasar-dasar ilmu tajwid. Pembelajaran dilaksanakan secara komunikatif dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta.
Bagi peserta yang masih dalam tahap belajar membaca Al-Qur’an, pembinaan dilakukan menggunakan metode Iqra. Sementara peserta yang telah mampu membaca Al-Qur’an mendapatkan pendalaman materi tajwid, makharijul huruf, serta latihan untuk meningkatkan kelancaran dan ketepatan bacaan.
Antusiasme peserta terlihat selama proses pembelajaran. Mereka mengikuti bimbingan dengan penuh kesungguhan, sekaligus aktif berinteraksi dengan para penyuluh. Suasana pembelajaran yang akrab menjadikan Madrasah Al-Qur’an tidak hanya sebagai ruang belajar, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Momentum menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut dimanfaatkan para penyuluh untuk mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan melalui kegiatan yang positif. Semangat perjuangan para pahlawan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun dan harmonis.
Para penyuluh juga mengingatkan bahwa berinteraksi dengan Al-Qur’an tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi perlu dilanjutkan dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan pembinaan yang dilakukan secara istiqamah, diharapkan Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan masyarakat dan menjadi pedoman dalam membangun keluarga serta lingkungan yang berakhlak.
Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., memberikan apresiasi atas keberlanjutan kegiatan Madrasah Al-Qur’an di Kelurahan Semaki. Menurutnya, pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan bagian penting dari upaya KUA dalam menghadirkan layanan keagamaan yang dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan hendaknya kita isi dengan hal-hal yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kualitas keimanan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Sehona.
Melalui kegiatan Madrasah Al-Qur’an, KUA Umbulharjo berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat kelurahan. Sejalan dengan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengisi kemerdekaan dengan amal kebaikan, memperkuat persatuan, serta membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan cinta Al-Qur’an.(Sugi).



