Penyelenggara Katolik Menghadiri Misa Di Lapas Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta

Yogyakarta (Garakat), Penyelenggara Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta V. Tatik Trijati Ningsih, SIP., MSc., mengahdiri Misa bersama Warga Binaan (Wabin) Kristiani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta pada hari Kamis, 29/10/2026. Misa berlangsung di Gereja Hati Kudus Lapas Kelas IIA Yogyakarta dan dipimpin oleh Rm Yohanes Agus Setiyono, SJ. Kegiatan ini terselanggara berkat kerjasama antara Penyuluh Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta dengan Komunitas Sego Mubeng Paroki Santo Antonius Kotabaru. Bacaan Injil hari ini dari Lukas 13:31-35 dan dalam kotabhnya Rm Agus menegaskan tentang keteguhan dan ketegasan hati untuk selalui setia sebagaimana Yesus dalam menyelesaikan misi kelesamatan-Nyam meskipun Ia menghadapi ancaman pembunuhan dari Herodes. Ketika orang-orang Farisi memperingatkan-Nya untuk pergi, Yesus menolak untuk mundur karena Ia tahu bahwa langkah-Nya dituntun oleh kehendak Bapa, bukan oleh rasa takut kepada penguasa dunia. Begitu juga dengan kita anak-anak yang dikasihi-Nya untuk tetap setia, tidak berputus asa dengan apa yang kita alami. Apapun Cobaan itu kita tetap hadapi. Kita harus kuat dan selau berpengharapan sebab kasih setia dan pertolongan Tuhan selalu menyertai. Kita harus hidup dalam roh yang bisa membimbing sehinga kita dapat membedakan yang baik dan buruk. Sebagai manusia mesti menjadi bijak dalam menanggapi segala hal. Sikap seperti ini mengajarkan kita untuk mengandalkan Tuhan serta tetap setia pada panggilan iman dan kebenaran, bahkan ketika kita harus menghadapi tekanan, tantangan, atau penolakan di dalam kehidupan sehari-hari. Demikian Romo Agus mengakhir kotbahnya. Setelah Misa dilanjutkan ramah tamah sederhana bersama wabin. Pada sesi terkahir 2 orang perwakilan wabin (Katolik dan Kristen) diberi kesempatan untuk membagi pengalaman dalam kegiatan pembinaan iman di Lapas Wirogunan selama ini atau minimal kegiatan hari ini. Perwakilan Katolik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam hal ini Penyelenggara Katolik karena pendampingan iman dari Katolik mengalami perkembangan dan variasi dalam metode pendampingan serta melibatkan berbagai komunitas pemerhati Lapas yang boleh ambil bagian dalam kegiatan pembinaan iman bagi kami di Lapas ini. Sementara perwakilan Kristen Protestan menyampaikan kesaksian bahwa keberadaanya di Lapas membuatnya semangat belajar Alkitab dengan tokoh yang dikagumi sehingga baca berulangkali yakni Ester dalam Perjanjian Lama. Terkait Misa atau Ekaristi Kudus yang beliau ikuti selama ini membuatnya tertarik dan mungkin baik kalau sesering mungki Romo-Romo memimpin Misa atau Ekaristi di Gereja Hati Kudus ini. Misa hari ini sungguh luar biasa. Menanggapi permintaan Misa di Lapas, Penyelenggara Katolik V. Tatik Trijati Ningsih, SIP., MSc., mengapresiasi jika pelayanan Katolik di sini berdampak positif. Terkait permintaan pelayanan Misa atau Ekaristi Kudus selama ini sudah berjalan baik dengan jadwal yang sudah ada. Hanya jika terasa kurang maka akan kami koordinasi lagi untuk Pelayanan Ekaristi di Hari Sabtu juga. Dan Kepada Romo Agus bersama tim pelayanan Sego Mubeng Gereja Santo Antonius Kotabaru Kami atas nama pimpinan kementerian Agama Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih banyak dan harapannya kedepan kerjasama yang baik ini dapat diteruskan sehingga menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat dalam hal ini Wabin Kristiani di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Sekali lagi terima kasih banyak, demikian V. Tatik menutup sapaannya.
Partisipasi peserta dalam Perayaan Misa hari ini totalnya 33 orang dengan rincian; 23 orang wabin, 5 orang tim pelyanan (timpel) Sego Mubeng, 1 perwakilan dari MMK dan 4 orang dari Kemenag Kota Yogyakarta yakni V. Tatik Trijati Ningsih, SIP., MSc., Kristoforus Moses Jamwav, SE., FM Padhari Djati Martiwi, SH., dan Edelbertus Jara, S. Fil., (ej)



