Seperangkat Alat Hadroh Kampung Zakat Jlagran Diserahkan kepada Jamaah RW 2

Yogyakarta (KUA Gedongtengen) – Kelompok Kerja Kampung Zakat Jlagran terus berupaya memperkuat syiar Islam melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan menyerahkan secara simbolis satu set alat hadroh kepada jamaah RW 2 Kampung Zakat Jlagran, Kamis (30/7/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua Kampung Zakat Jlagran, Ahmad Ghozi, kepada perwakilan jamaah RW 2. Kegiatan tersebut turut disaksikan Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Samsul Ma’arif, sebagai bentuk dukungan Kementerian Agama terhadap penguatan pembinaan keagamaan berbasis masyarakat.
Dalam sambutannya, Samsul Ma’arif mengapresiasi kepedulian Kelompok Kerja Kampung Zakat Jlagran yang telah memfasilitasi pengadaan seperangkat alat hadroh. Menurutnya, hadroh tidak hanya berfungsi sebagai alat musik tradisional Islami, tetapi juga menjadi media dakwah yang efektif untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat.
“Hadroh merupakan salah satu sarana syiar Islam yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjadi media pembinaan karakter, terutama bagi generasi muda. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang membawa kemaslahatan,” ujar Samsul.
Ia berharap alat hadroh tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembinaan umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang positif. Selain itu, ia juga mengajak seluruh jamaah untuk merawat dan memanfaatkan bantuan tersebut secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Ketua Kampung Zakat Jlagran, Ahmad Ghozi, menjelaskan bahwa penyerahan alat hadroh merupakan bagian dari program pemberdayaan Kampung Zakat Jlagran yang bertujuan mendukung aktivitas keagamaan masyarakat.
“Dengan adanya seperangkat alat hadroh ini, kami berharap kegiatan pengajian, majelis shalawat, pembinaan remaja masjid, serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya di RW 2 dapat semakin hidup dan berkembang. Semoga keberadaan alat ini menjadi sarana membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terlaksananya program pemberdayaan tersebut, sekaligus harapan agar bantuan yang diberikan membawa keberkahan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Zakat Jlagran, khususnya jamaah RW 2.[sams]


