Penyelenggara Katolik Dorong Sinergi MGMP dan Paroki

Yogyakarta (Kemenag) – Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, V. Tatik Tri Jatiningsih, S.I.P., M.Sc., menghadiri pertemuan rutin Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA/SMK Pendidikan Agama Katolik Kota Yogyakarta, Selasa (4/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di SMA Negeri 10 Yogyakarta tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Katolik.
Kegiatan diikuti 22 guru Pendidikan Agama Katolik jenjang SMA/SMK se-Kota Yogyakarta. Turut hadir Pengawas Tingkat Dasar dan Menengah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Eri Suprobo, S.S., M.Pd., serta Ketua MGMP SMA/SMK Pendidikan Agama Katolik Kota Yogyakarta, Yohanes Dwi Basuki Rahmat, S.Ag., Gr.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta berdiskusi mengenai berbagai agenda MGMP sekaligus merumuskan langkah pengembangan program yang mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Katolik.
Dalam arahannya, V. Tatik Tri Jatiningsih menyampaikan sejumlah peluang kerja sama dan kolaborasi yang dapat dikembangkan antara Kementerian Agama, MGMP, sekolah, maupun paroki-paroki di Kota Yogyakarta. Menurutnya, sinergi lintas lembaga tersebut dapat menjadi kekuatan bersama dalam memperkuat pembinaan iman sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pelayanan pendidikan agama Katolik.
“Kerja sama dan kolaborasi perlu terus dibangun agar pembinaan iman dan peningkatan kompetensi guru dapat berjalan secara berkelanjutan. MGMP dapat menjadi ruang bersama untuk mengembangkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi guru maupun peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Eri Suprobo menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh anggota dalam setiap kegiatan MGMP. Ia mengajak para guru untuk terus menjaga semangat kebersamaan, berpikir positif, dan menjadikan MGMP sebagai wadah pengembangan profesional yang dinamis.
“MGMP harus terus bergerak, berkembang, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Karena itu, keterlibatan aktif seluruh anggota menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua MGMP SMA/SMK Pendidikan Agama Katolik Kota Yogyakarta, Yohanes Dwi Basuki Rahmat, S.Ag., Gr., yang sekaligus bertindak sebagai moderator, menyampaikan sejumlah agenda strategis organisasi.
Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah kegiatan dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) bekerja sama dengan PT Kanisius Yogyakarta. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan sekitar 200 peserta yang berasal dari siswa-siswi Katolik SMA/SMK Negeri se-Kota Yogyakarta.
Selain persiapan BKSN, MGMP menyambut positif tawaran kerja sama dan kolaborasi yang disampaikan Penyelenggara Katolik dengan paroki-paroki di Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap pembinaan iman dan pengembangan pendidikan agama Katolik.
Pertemuan juga membahas validasi data guru anggota MGMP untuk tahun ajaran 2026/2027. Dalam pembaruan data tersebut tercatat adanya penambahan tiga anggota baru yang diharapkan semakin memperkuat keberadaan dan aktivitas MGMP.
MGMP selanjutnya menyusun rancangan program kerja untuk September dan Oktober 2026. Salah satu agenda yang direncanakan adalah kegiatan ziarah dan rekreasi rohani pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana penyegaran, penguatan spiritualitas, sekaligus mempererat kebersamaan di antara para guru Pendidikan Agama Katolik.
Melalui pertemuan rutin tersebut, MGMP SMA/SMK Pendidikan Agama Katolik Kota Yogyakarta terus memperkuat perannya sebagai wadah kolaborasi, pengembangan kompetensi, dan penguatan profesionalisme guru. Sinergi antara Kementerian Agama, MGMP, satuan pendidikan, dan paroki diharapkan semakin mendukung terwujudnya pelayanan pendidikan agama Katolik yang berkualitas dan berdampak bagi peserta didik. (Tri)



