Berita

Penmad Kemenag Yogyakarta Perkuat Sinergi Wujudkan Desa Bersinar

Yogyakarta (Penmad) — Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta memperkuat keterlibatannya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui Rapat Koordinasi Fasilitasi Intervensi Sumber Daya Pembangunan Desa yang berlangsung di Hotel Emersia Malioboro, Yogyakarta, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Kankemenag Kota Yogyakarta, Zultamam Rahardiyan, bersama unsur pemerintah daerah, perangkat wilayah, dan pemangku kepentingan terkait.

Keterlibatan Seksi Pendidikan Madrasah dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Kota Yogyakarta mendorong pendekatan pendidikan sebagai salah satu instrumen pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya dalam membangun ketahanan peserta didik dan lingkungan pendidikan. Madrasah memiliki posisi strategis untuk menanamkan karakter, kesadaran hidup sehat, serta kemampuan peserta didik dalam mengenali dan menghindari berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika sejak dini.

Forum koordinasi ini juga menjadi ruang bagi Kemenag Kota Yogyakarta untuk menyinergikan peran pendidikan dengan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN). Sinergi tersebut penting agar upaya pencegahan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam penguatan lingkungan pendidikan, pembinaan peserta didik, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat.

Salah satu fokus pembahasan dalam rakor adalah Wilayah Gowongan sebagai wilayah Bersih Narkoba (Bersinar). Penguatan status tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk keterlibatan unsur pendidikan dalam membangun lingkungan masyarakat yang memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika.

Bagi Kemenag Kota Yogyakarta, keterlibatan Seksi Pendidikan Madrasah menjadi bagian dari kontribusi kelembagaan dalam membangun ekosistem pencegahan yang lebih luas. Madrasah tidak berdiri sendiri dalam menghadapi persoalan narkotika, tetapi perlu terhubung dengan lingkungan keluarga, masyarakat, pemerintah wilayah, serta lembaga terkait sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih terpadu.

Koordinasi juga diarahkan untuk mengidentifikasi potensi dan sumber daya yang dapat dioptimalkan di tingkat wilayah, baik melalui kebijakan, program pemberdayaan masyarakat, kelembagaan maupun partisipasi warga. Dengan demikian, pembangunan wilayah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi turut memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum lintas sektor tersebut, Kemenag Kota Yogyakarta melalui Seksi Pendidikan Madrasah menegaskan peran pendidikan dalam membangun generasi yang memiliki ketahanan diri terhadap penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi yang konsisten diharapkan mampu memperkuat lingkungan madrasah dan masyarakat sebagai ruang yang sehat, aman, produktif, dan mendukung terwujudnya wilayah Bersinar. (Zultamam)

 

Leave a Reply