Berita

Penmad Kemenag Kota Yogyakarta Istikamah Khataman Al-Qur’an, Perkuat Spiritualitas dan Produktivitas Layanan

Yogyakarta (Penmad) — Komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam membangun budaya kerja yang berintegritas terus diwujudkan melalui pembinaan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satunya dilakukan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) dengan menggelar khataman Al-Qur’an pada Kamis (16/7/26) di ruang Seksi Pendidikan Madrasah sebagai bagian dari implementasi Program Pembinaan dengan Pendekatan Agama (PPA).

Kegiatan ini merupakan buah dari kebiasaan tadarus Al-Qur’an yang secara konsisten dilaksanakan setiap hari kerja sebelum aktivitas pelayanan dimulai. Selama 30 menit, seluruh pegawai di lingkungan Seksi Pendidikan Madrasah membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an sebagai ikhtiar membangun karakter ASN yang religius, profesional, dan berorientasi pada pelayanan yang berdampak bagi masyarakat.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Hj. Elfa Tsuroyya, menjelaskan bahwa kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas kinerja pegawai.

“Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an memberikan pengaruh yang sangat baik terhadap kinerja. Aktivitas ini terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan konsentrasi, meredakan stres, serta menghadirkan ketenangan pikiran. Kondisi tersebut pada akhirnya membantu menciptakan fokus dan produktivitas kerja yang lebih baik,” ujar Elfa.

Ia menambahkan, atas dasar itulah Seksi Pendidikan Madrasah membiasakan tadarus Al-Qur’an selama 30 menit sebelum memulai aktivitas kantor. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Setiap pagi layanan tetap berjalan seperti biasa. Apabila tidak ada tamu atau pengguna layanan, seluruh pegawai mengikuti tadarus bersama. Namun ketika ada masyarakat yang datang, kami berbagi tugas, sebagian tetap memberikan layanan dan sebagian melanjutkan tadarus. Dengan pola ini, pelayanan tetap optimal tanpa mengurangi semangat membumikan Al-Qur’an di lingkungan kerja,” jelasnya.

Menurut Elfa, konsistensi tersebut telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Hingga pertengahan Juli 2026, keluarga besar Seksi Pendidikan Madrasah telah beberapa kali menuntaskan khataman Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, sampai hari ini kami sudah beberapa kali khatmil Al-Qur’an. Semoga kebiasaan baik ini terus istiqamah dan menjadi wasilah lahirnya ASN Kementerian Agama yang memiliki integritas, keteladanan, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” pungkasnya.

Melalui Program Pembinaan dengan Pendekatan Agama, Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus menguatkan budaya kerja yang selaras dengan nilai-nilai spiritual. Penguatan karakter melalui interaksi yang intens dengan Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan ASN yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepekaan moral, etika pelayanan, dan semangat menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, serta berdampak bagi masyarakat.(Lis)