Berita

PAIF Tegalrejo Siaran Rohani Islam di RRI Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Tegalrejo – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Tegalrejo, H. Kusmanto, S.Ag. kembali hadir menyapa masyarakat melalui program Siaran Rohani Islam di RRI Yogyakarta Pro 4, Jumat (18/9/2026).

Mengangkat tema yang sangat menyentuh, “Mengambil Ibrah Ibunda Musa, Tawakkal Sepenuh Jiwa”, siaran ini mengupas kisah keimanan luar biasa seorang ibu dalam Al-Qur’an, yakni ibunda Nabi Musa AS, Yuukabad.

Dalam tausiyah berbahasa Jawa halus tersebut, PAIF Tegalrejo menjelaskan bahwa kisah Ibunda Musa diabadikan Allah SWT dalam QS. Al-Qashash ayat 7-10.

“Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa: ‘Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu takut dan janganlah bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu…” (QS. Al-Qashash: 7)

Ayat ini menjadi puncak ketawakkalan. Seorang ibu mana yang tega menghanyutkan bayinya ke sungai? Namun karena perintah Allah dan keyakinan penuh, Ibunda Musa melakukannya. Tawakkal sepenuh jiwa.

“Ada tiga ibrah besar dari Ibunda Musa yang relevan untuk para ibu di zaman sekarang,” terang PAIF Tegalrejo dalam siaran tersebut.

Pertama, Tawakkal yang Sempurna. Ibunda Musa mengajarkan bahwa tawakkal bukanlah pasrah tanpa usaha. Beliau sudah berusaha menyembunyikan, menyusui, bahkan membuat peti dengan sebaik-baiknya, baru kemudian diserahkan hasilnya kepada Allah. Inilah tawakkal hakiki.

Kedua, Ketenangan Hati Karena Allah yang Menjaga. Allah SWT berfirman: “…Janganlah kamu takut dan janganlah bersedih hati.” Ketika hati sudah dititipkan kepada Allah, maka Allah yang akan menguatkannya. Sebagaimana dalam lanjutan ayat, Allah meneguhkan hati Ibunda Musa.

Ketiga, Janji Allah Pasti Benar. Pada akhirnya, bayi Musa tidak hanya selamat, tetapi justru dirawat di istana Firaun dan dikembalikan lagi kepada ibunya untuk disusui. Bahkan Ibunda Musa mendapatkan upah menyusui anaknya sendiri.

Kisah ini diperkuat dengan Hadits Riwayat Bukhari tentang keutamaan tawakkal, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung…”

Kepala KUA Tegalrejo, H. Supasdi, S.Ag. memberikan apresiasi atas materi siaran yang sangat relevan dengan ketahanan keluarga.

“Materi Ibunda Musa ini sangat menyentuh. Di tengah kecemasan para ibu zaman sekarang tentang masa depan anak, kisah ini mengingatkan kita bahwa tugas kita adalah berusaha mendidik dengan baik, soal hasil dan penjagaan, tawakkal sepenuh jiwa kepada Allah,” jelasnya.

Program Siaran Rohani Islam RRI ini merupakan bentuk kolaborasi inovatif antara Kanwil Kdmdnag DIY dalam hal ini bersama Penyuluh KUA Tegalrejo dengan RRI Yogyakarta. Harapannya, dakwah melalui media radio dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, termasuk para ibu rumah tangga yang sedang beraktivitas. (Kus)

#PAIFTegalrejo #RRIYogyakarta #KisahNabiMusa #Tawakkal #KetahananKeluarga #KemenagKotaYogyakarta

Leave a Reply