Optimalisasi Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Tugas Pegawai KUA Gedongtengen melalui Rakordasi Awal Pekan

Yogyakarta, Senin, 14 September 2026 — Mengawali aktivitas di awal pekan, pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Gedongtengen melaksanakan tadarus Al-Qur’an dan rakordasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta memastikan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh Samsul Ma’arif, Penyuluh Agama KUA Gedongtengen, yang pada kesempatan tersebut menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas sementara Kepala KUA Gedongtengen. Kepala KUA Gedongtengen, H. Noerohini, S.Ag., M.H., berhalangan hadir karena pada waktu yang bersamaan mengikuti apel para Kepala KUA di Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan rakordasi dan evaluasi pelaksanaan tugas. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah evaluasi persiapan dan pelaksanaan pengiriman Kafilah Kemantren Gedongtengen dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Kota Yogyakarta.
Selain evaluasi STQH, rakordasi juga membahas berbagai kegiatan pelayanan dan tugas kedinasan yang dilaksanakan dalam keseharian pegawai, termasuk pembagian tugas, pelayanan masyarakat, serta koordinasi kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang pekan ini.
Samsul Ma’arif dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kekompakan antarpegawai. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh program dan pelayanan KUA dapat berjalan secara efektif, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Awal pekan kita mulai dengan tadarus sebagai ikhtiar untuk memohon keberkahan dalam menjalankan tugas. Setelah itu kita melakukan koordinasi agar setiap agenda dan pelayanan selama satu pekan ke depan dapat dipersiapkan dengan baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, pegawai KUA Gedongtengen diharapkan semakin solid dan mampu melaksanakan tugas secara profesional, responsif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Rakordasi rutin juga menjadi ruang bersama untuk melakukan evaluasi, menyelesaikan kendala, dan menyusun langkah strategis menghadapi berbagai agenda KUA ke depan.[sams]



