Berita

KUA Wirobrajan dan Kaum Rois Bersinergi, Perkuat Layanan Keagamaan di Masyarakat

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) — Pelayanan keagamaan di tengah masyarakat tidak hanya membutuhkan kehadiran lembaga, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan para tokoh yang selama ini bersentuhan langsung dengan warga. Semangat tersebut terus dikuatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Wirobrajan bersama Kaum Rois melalui sinergi dan komunikasi yang berkelanjutan.

Hal itu terlihat dalam Pertemuan Kaum Rois yang digelar Ahad (13/9/2026) di Rumah Makan dan Pemancingan Tempo Dulu. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas berbagai upaya penguatan pelayanan keagamaan di masyarakat.

Ketua PKR Giyono mendorong agar kaderisasi generasi muda menjadi perhatian bersama. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah memberikan pelatihan pengurusan jenazah kepada generasi muda.

Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus yang siap berkontribusi ketika dibutuhkan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Berlin Sunardi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan dukungan Kaum Rois dalam berbagai kegiatan keagamaan di wilayah Wirobrajan.

Berlin juga menyampaikan apresiasi atas capaian KUA Wirobrajan yang berhasil meraih Juara Umum STQH Kota Yogyakarta 2026. Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi kebanggaan bersama sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi dan semangat membangun kehidupan keagamaan dapat melahirkan capaian positif.

Dalam kesempatan tersebut, Berlin juga mengajak Kaum Rois untuk turut membantu mendata keberadaan Majelis Taklim di wilayah masing-masing. Pendataan ini diperlukan sebagai langkah awal dalam mendukung proses pengurusan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majelis Taklim, sehingga keberadaan lembaga-lembaga keagamaan di masyarakat semakin tertata dan memiliki legalitas administrasi yang jelas.

“Majelis Taklim yang aktif di masyarakat perlu kita data dan fasilitasi administrasinya. Dengan data yang baik, pembinaan juga akan lebih mudah dilakukan dan keberadaannya semakin kuat,” ujar Berlin.

Sinergi antara KUA dan Kaum Rois tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah, dekat, dan berdampak. KUA tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga membangun jejaring bersama para tokoh agama dan masyarakat yang menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat lingkungan.

Melalui komunikasi yang terus terjaga, KUA Wirobrajan bersama Kaum Rois berkomitmen memperkuat pelayanan sekaligus merawat kehidupan keagamaan masyarakat agar semakin guyub, tertata, dan memberi manfaat nyata bagi warga.[ekoAW]

Leave a Reply