Berita

Lion and Dragon Competition, Panggung Moderasi Beragama

Yogyakarta (Humas) — Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Ahmad Mustafid mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY menghadiri pembukaan Lion and Dragon Competition 2026 di Halaman Klenteng Poncowinatan, Kamis (6/8/2026) malam. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-145 Klenteng Poncowinatan bekerja sama dengan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) DIY tersebut menjadi ajang pelestarian seni budaya sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan kerukunan di Kota Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Mustafid mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi yang tidak hanya menampilkan prestasi olahraga dan seni budaya, tetapi juga menjadi ruang bertumbuhnya nilai-nilai kebersamaan di kalangan generasi muda.

Menurutnya, Lion and Dragon Competition 2026 memberikan pesan kuat bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat.

Nilai kebersamaan, kekompakan, dan semangat generasi muda sangat menonjol dalam ajang Lion Competition 2026. Para pemain yang terdiri dari pemuda lintas agama mengajarkan semangat persaudaraan serta menjadi teladan nyata dalam implementasi moderasi beragama,” ujar Ahmad Mustafid.

Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dari berbagai latar belakang dalam satu tim menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Sebaliknya, keberagaman menjadi modal sosial dalam membangun harmoni, saling menghormati, dan memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.

Kehadiran Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya penguatan moderasi beragama melalui ruang-ruang budaya yang inklusif. Seni dan budaya dinilai mampu menjadi media efektif dalam mempererat hubungan antarmasyarakat serta menumbuhkan semangat hidup rukun di tengah keberagaman Kota Yogyakarta.(Nis)

Leave a Reply