Lewat Bimbingan Perkawinan Mandiri, KUA Pakualaman Ajak Catin Peduli Ekoteologi

Kantor Urusan Agama (KUA) Pakualaman, Kota Yogyakarta, terus berupaya membangun ketahanan keluarga sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin (catin). Kegiatan ini menjadi salah satu sarana edukasi bagi pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga agar memiliki kesiapan membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Dalam bimbingan Perkawinan yang dilaksanakan pada hari Kamis 15 Oktober 2026 tersebut, kedua pasang calon pengantin diajak memahami bahwa perkawinan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga membangun kemitraan dalam menjalankan amanah kehidupan. Salah satunya dengan melakukan sedekah bibit tanaman melalui UPZ Wilayah Pakualaman dalam rangka pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia kepada Allah SWT.
Kepedulian terhadap lingkungan juga dapat memperkuat kerja sama dan komunikasi dalam keluarga. Suami dan istri belajar berbagi tanggung jawab, membangun kebiasaan positif, serta menanamkan nilai kepedulian kepada anak-anak sejak dini. Dengan demikian, rumah tangga tidak hanya menjadi tempat tumbuhnya kasih sayang, tetapi juga menjadi ruang pendidikan karakter dan pembentukan kesadaran ekologis.
Melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri, KUA Pakualaman berharap calon pengantin mampu mempersiapkan kehidupan rumah tangga secara lebih utuh, mencakup aspek spiritual, emosional, sosial, dan lingkungan. Keluarga yang kuat tidak hanya ditandai dengan keharmonisan hubungan antar anggota keluarga, tetapi juga dengan kontribusinya dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Melalui penguatan nilai-nilai ekoteologi dalam bimbingan perkawinan, KUA Pakualaman turut mendukung terwujudnya keluarga Indonesia yang religius, tangguh, peduli lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.(N.S)



