Berita

KUA Wirobrajan Perkuat Penyuluhan Berdampak, Dorong Peningkatan Literasi Al-Qur’an dan Kepedulian Sosial

KUA Wirobrajan melalui penyuluh agama Islam menggelar rapat koordinasi (rakordasi) di Balai Nikah KUA Wirobrajan, Selasa (27/10/2026), untuk menyamakan visi dan memperkuat program keagamaan yang berdampak nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat.
Rakordasi membahas sejumlah agenda prioritas, di antaranya Pengajian Guyub Warga yang direncanakan Rabu, 11 November 2026, dengan menghadirkan Gus Kakan sebagai pembicara. Selain itu, disiapkan program pelatihan tilawah, tartil, dan tahfiz yang direncanakan diluncurkan pada akhir November atau awal Desember 2026.
Pengaktifan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai salah satu pilar pendanaan kegiatan serta penguatan kelompok sasaran (poksar) juga menjadi perhatian. Langkah ini diharapkan mendukung keberlanjutan pembinaan keagamaan, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Rakordasi turut mengevaluasi catatan supervisi Bimas Islam terkait poksar dan penyuluh berdampak. Evaluasi diarahkan agar kegiatan penyuluhan tidak hanya berorientasi pada terlaksananya program, tetapi juga pada ketepatan sasaran, keberlanjutan pendampingan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Eko Agus Wibowo menyampaikan bahwa rakordasi menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh penyuluh agama Islam dalam menyukseskan program berdampak dan berkelanjutan.
“Program penyuluhan harus menjawab kebutuhan masyarakat. Bukan hanya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga manfaat yang dirasakan dan perubahan positif yang terus berlanjut,” ungkapnya.
Melalui koordinasi ini, KUA Wirobrajan berkomitmen memperkuat pelayanan keagamaan yang terarah, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil, sehingga penyuluhan agama Islam semakin dekat dengan kebutuhan umat.[ekoAW]

Leave a Reply