Penyuluh Agama KUA Wirobrajan Gaungkan Falsafah Jawa “Padang Pikire, Jembar Atine, Dawa Ususe”

Hadapi Ujian Hidup dengan Bahagia, Penyuluh Agama KUA Wirobrajan Gaungkan Falsafah Jawa “Padang Pikire, Jembar Atine, Dawa Ususe”
Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Berlin Sunardi, mengajak jamaah Majelis Taklim Al Hidayah Wirobrajan menerapkan falsafah Jawa “Padang pikire, jembar atine, dawa ususe” sebagai kunci menghadapi ujian kehidupan dan meraih kebahagiaan dunia akhirat. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di Masjid Al Hidayah, Selasa (27/10/2026).
Dalam penyuluhan yang diikuti mayoritas jamaah ibu-ibu tersebut, Berlin menyampaikan materi sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia pasti menghadapi ujian, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Mulk ayat 2.
Menurutnya, ujian kehidupan perlu dihadapi dengan pikiran jernih, hati yang lapang dan penuh syukur, serta kesabaran. “Padang pikire” mengajarkan agar bijaksana dalam berpikir dan mengambil keputusan, “jembar atine” mengajak untuk berlapang dada serta mensyukuri nikmat Allah, sedangkan “dawa ususe” mengingatkan pentingnya kesabaran dan kemampuan menahan diri.
Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga, mulai dari mengendalikan emosi saat menghadapi persoalan, menghindari pertengkaran karena hal-hal kecil, hingga membangun komunikasi yang baik dengan pasangan, anak, dan lingkungan sekitar.
Melalui pendekatan yang memadukan ajaran Al-Qur’an dengan kearifan lokal Jawa, Berlin berharap jamaah tidak hanya memahami pesan keagamaan, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, majelis taklim menjadi sarana penguatan iman sekaligus pembentukan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang lebih rukun.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dedikasi Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan dalam menghadirkan bimbingan keagamaan yang membumi, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi umat. Dengan pikiran yang jernih, hati yang penuh syukur, dan kesabaran, jamaah diharapkan mampu menghadapi berbagai ujian serta meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.[ekoAW]



