Kepala Kanwil Kemenag DIY Kunjungi KUA Pakualaman, Beri Motivasi Tingkatkan Pelayanan

Yogyakarta – Suasana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pakualaman menjelang berakhirnya jam pelayanan pada Rabu (3/6/2026) terasa berbeda. Di penghujung waktu pelayanan, KUA Pakualaman menerima kunjungan istimewa dari jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipimpin langsung oleh Ahmad Bahiej.
Kunjungan yang berlangsung secara mendadak tersebut menjadi kejutan sekaligus penyemangat bagi seluruh pegawai KUA Pakualaman. Dalam kesempatan itu, Kepala Kanwil meninjau kondisi kantor, mengamati pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat, serta berdialog dengan para pegawai mengenai pelaksanaan tugas dan layanan keagamaan di wilayah Pakualaman.
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) KUA Pakualaman menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta pembinaan yang diberikan oleh pimpinan wilayah. Kehadiran Kepala Kanwil dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Ahmad Bahiej memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi jajaran KUA Pakualaman dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalitas, dan semangat inovasi dalam memberikan layanan yang cepat, ramah, dan berkualitas kepada masyarakat.
“KUA merupakan garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan agar kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Kunjungan singkat yang berlangsung di penghujung jam pelayanan tersebut menjadi momen berharga bagi keluarga besar KUA Pakualaman. Selain sebagai sarana monitoring dan pembinaan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara jajaran Kanwil Kementerian Agama DIY dan pegawai KUA Pakualaman.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan semangat pelayanan prima semakin tumbuh di lingkungan KUA Pakualaman sehingga mampu menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Ar.N)



