KUA Pakualaman Hadiri Karnaval Budaya Pelajar Semarakkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta

Yogyakarta — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta turut dirasakan masyarakat di wilayah Kemantren Pakualaman melalui pelaksanaan Karnaval Budaya Pelajar. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan Kota Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana KUA Pakualaman, Danang Dwiyantoro, turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan karnaval yang diselenggarakan di wilayah Kemantren Pakualaman. Kehadiran KUA Pakualaman menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan sekaligus penguatan sinergi antarinstansi di wilayah Kemantren Pakualaman.
Pelaksanaan karnaval disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta. Untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), kegiatan dipusatkan di Alun-Alun Sewandanan. Sementara itu, peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan karnaval di titik lokasi masing-masing yang telah ditentukan. Para pelajar tampil dengan beragam kreativitas dan nuansa budaya yang mencerminkan semangat generasi muda Yogyakarta.
Kegiatan Karnaval Budaya Pelajar tersebut dibuka oleh Mantri Pamong Praja (MPP) Pakualaman, Bapak Saptohadi, S.IP. Dalam pelaksanaannya, kegiatan mengusung tema dan tagline “Otentik Konkret”, yang disingkat menjadi “OK”. Tema tersebut menjadi spirit untuk menampilkan keunikan, kreativitas, serta berbagai potensi budaya secara nyata dalam kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya diajak untuk berpartisipasi dalam memeriahkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta, tetapi juga diberikan ruang untuk mengenal dan mengekspresikan kekayaan budaya sejak dini. Karnaval budaya diharapkan dapat menjadi media edukasi sekaligus sarana menanamkan rasa bangga terhadap budaya dan identitas Kota Yogyakarta.
KUA Pakualaman memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kolaborasi antara unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung pembinaan generasi muda serta memperkuat kebersamaan di wilayah Kemantren Pakualaman ( Trikus )



