KUA Gondokusuman dan BADKO Rayon Perkuat Sinergi untuk Cetak Generasi Qurani

Yogyakarta –23/9/2026 Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Gondokusuman menerima audiensi dari BADKO TKA-TPA Rayon Gondokusuman yang berlangsung di Balai Nikah KUA Gondokusuman. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus upaya mempererat komunikasi dan membangun kedekatan antara KUA Gondokusuman dengan BADKO dalam mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di wilayah Gondokusuman.
Dalam audiensi tersebut, BADKO TKA-TPA Rayon Gondokusuman menyampaikan visi untuk meningkatkan kualitas generasi Qurani*melalui pengembangan TKA-TPA, khususnya dalam meningkatkan minat anak-anak dan santri untuk belajar serta mengaji. Selain kemampuan membaca Al-Qur’an, perhatian juga diberikan terhadap pengembangan minat, bakat, dan kreativitas santri sehingga kegiatan TKA-TPA dapat menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi diri. Saat ini terdapat 21 TPA di wilayah Gondokusuman yang telah terverifikasi BADKO DIY, sementara 11 TPA telah berhasil memperoleh akreditasi dan piagam pendirian TKA-TPA.
Ketua BADKO Rayon Gondokusuman, Dharma, bersama Wakil Ketua Rafi serta Divisi Pengembangan dan Pendidikan, Mafaza, turut membahas program kerja yang selaras dengan visi tersebut. Program diarahkan pada peningkatan minat mengaji, pengembangan kreativitas, serta penguatan minat dan bakat santri. Kepala KUA Gondokusuman berharap silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat menjadi jalinan kerja sama yang berkelanjutan. Menurutnya, BADKO Rayon Gondokusuman dan KUA merupakan rumah bersama yang dapat menjadi ruang untuk saling berkoordinasi dan mendukung pembinaan keagamaan masyarakat.
Melalui sinergi KUA Gondokusuman dan BADKO TKA-TPA Rayon Gondokusuman, diharapkan pembinaan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak dapat semakin terarah dan berkelanjutan. Kerja sama ini juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan menghadirkan TKA-TPA yang tidak hanya mendorong anak-anak gemar mengaji, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, minat, dan bakat mereka. Dengan demikian, upaya membangun generasi Qurani yang berakhlak, berprestasi, dan memiliki potensi untuk berkembang dapat terus diperkuat di wilayah Gondokusuman.[asyfa]



