Koordinasi Tim ZI MAN 1 Yogyakarta Perkuat Budaya Kerja Akuntabel

Bantul (MAN 1 Yogya) — MAN 1 Yogyakarta menggelar koordinasi Tim Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari tindak lanjut pembangunan Zona Integritas di lingkungan madrasah. Kegiatan berlangsung di Hotel Ros In, Sabtu (5/9/2026), dengan agenda koordinasi, penguatan integritas, serta penuntasan dan pengunggahan eviden ZI.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengatakan pembangunan ZI perlu dipahami sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang akuntabel. Menurutnya, dokumen dan borang yang disiapkan bukan sekadar kelengkapan administratif, tetapi harus mencerminkan pekerjaan yang benar-benar dilakukan oleh madrasah.
“Kita akan melanjutkan bagian dari agenda kita dalam membangun budaya kerja yang akuntabel. Adanya dokumen dan borang bukan hanya catatan, tetapi manifestasi dari apa yang dikerjakan madrasah. Eviden-eviden yang ada menjadi bagian dari tanggung jawab kita atas apa yang kita kerjakan,” ujar Edi.
Ia menegaskan pembangunan ZI tidak semestinya berhenti sebagai agenda administratif. Proses tersebut perlu menjadi momentum untuk membangun kebiasaan kerja yang lebih tertib, terukur, dan bertanggung jawab.
“ZI bukan hanya agenda, tetapi menjadi momen untuk membangun budaya kerja. Hari ini eviden-eviden yang ada akan kita unggah untuk memenuhi PMP ZI MAN 1 Yogyakarta. Semoga tahun ini kita bisa merealisasikan ZI di MAN 1 Yogyakarta,” katanya.
Selain memberikan penguatan mengenai budaya kerja, Edi juga menyampaikan materi tentang gratifikasi kepada Tim ZI. Ia mengingatkan pentingnya memahami batasan antara pemberian yang diperbolehkan dan pemberian yang berpotensi berkaitan dengan jabatan atau tugas kedinasan.

Menurut Edi, pemahaman mengenai gratifikasi diperlukan agar setiap pegawai dapat mengambil sikap yang tepat ketika menerima pemberian dalam situasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas. Sikap hati-hati diperlukan untuk menjaga integritas sekaligus menghindari potensi persoalan di kemudian hari.
“Gratifikasi ini perlu kita pahami bersama. Jangan sampai pemberian yang awalnya dianggap sebagai hal biasa kemudian menimbulkan persoalan. Kita perlu mengetahui ketentuannya, sehingga ketika menghadapi situasi seperti itu bisa mengambil sikap yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MAN 1 Yogyakarta Isti Wahyuni, S.E., M.M., mengarahkan Tim ZI untuk segera menindaklanjuti hasil koordinasi dengan mengunggah eviden pada Google Drive yang telah disediakan.
“Harapannya hari ini Tim ZI bisa mengunggah eviden ke Google Drive yang sudah kami sediakan,” kata Isti.
Koordinasi tersebut menjadi ruang bagi Tim ZI untuk menyamakan langkah dan memastikan setiap bagian menindaklanjuti tugas sesuai tanggung jawabnya. Pengunggahan eviden menjadi salah satu tahapan dalam proses pemenuhan kebutuhan dokumen pembangunan Zona Integritas MAN 1 Yogyakarta.
Melalui kegiatan tersebut, penguatan budaya kerja, pemahaman integritas, dan penuntasan eviden berjalan beriringan sebagai bagian dari proses pembangunan Zona Integritas di MAN 1 Yogyakarta. (dee)



