Keluarga Besar MAN 1 Yogyakarta Berduka, Warga Madrasah Gelar Salat Gaib untuk Ayah Murid

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Duka menyelimuti keluarga besar MAN 1 Yogyakarta setelah ayahanda salah satu murid kelas XII D, Kaila Nara, meninggal dunia pada Kamis (3/9/2026) pukul 08.40 WIB. Nara, sapaan akrab Kaila Nara, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dan salah satu santri Al Hakim 4.
Sebagai bentuk belasungkawa, seluruh warga MAN 1 Yogyakarta melaksanakan salat gaib dan doa Bersama seusai salat zuhur pada Kamis. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa bagi almarhum dan dukungan bagi Nara yang tengah menghadapi kehilangan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan duka cita atas meninggalnya ayahanda Nara. Menurutnya, kehilangan tersebut juga dirasakan oleh keluarga besar madrasah karena orang tua Nara merupakan bagian dari keluarga besar MAN 1 Yogyakarta.
“Kami turut berduka atas meninggalnya ayahanda Nara. Beliau juga bagian dari keluarga besar MAN 1 Yogyakarta. Untuk Ananda Nara, kami berharap ia tetap kuat dan tahu bahwa keluarga besar madrasah akan memberikan dukungan selama menghadapi masa duka ini,” tutur Edi.
Dukungan kepada Nara juga diwujudkan melalui kehadiran perwakilan keluarga besar MAN 1 Yogyakarta yang melakukan takziah ke Rembang, Jawa Tengah, kampung halaman Nara. Rombongan terdiri atas Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, wakil kepala madrasah bidang sarana dan prasarana, wali kelas, serta perwakilan teman sekelas Nara.
Tidak berhenti pada takziah, kepedulian juga ditunjukkan oleh teman-teman satu asrama. Para santri yang tinggal bersama Nara melaksanakan doa bersama pada Jumat (4/9/2026) malam untuk mendoakan almarhum sekaligus memberikan dukungan moral kepada Nara.
Rangkaian doa dan kehadiran warga madrasah tersebut menjadi bentuk solidaritas keluarga besar MAN 1 Yogyakarta kepada Nara dan keluarganya. Dukungan diberikan agar Nara tidak menghadapi masa duka seorang diri dan tetap mendapatkan pendampingan dari lingkungan madrasah. (dee)



