Berita

Khutbah Nikah Penuh Makna Penghulu KUA Umbulharjo Harukan Wali Nikah dan Tamu Undangan

Yogyakarta (KUA Umbulharjo) – Suasana haru menyelimuti prosesi akad nikah pasangan Rizka Fadhilla Chumairy binti Ariman dengan Risky Musafin bin Saji yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kemantren Umbulharjo pada Jumat (17/7/2026). Prosesi akad dipimpin oleh Penghulu KUA Umbulharjo, Ghufron Su’udi, S.Ag., yang juga menyampaikan khutbah nikah dengan pesan-pesan penuh makna tentang tanggung jawab berumah tangga dan bakti kepada orang tua.

Dalam khutbah nikahnya, Ghufron Su’udi mengajak kedua mempelai untuk senantiasa mengingat besarnya pengorbanan orang tua sejak seorang anak masih berada dalam kandungan hingga tumbuh dewasa. Menurutnya, cinta dan kasih sayang orang tua merupakan fondasi yang harus dihormati dan dibalas dengan akhlak yang baik serta kehidupan rumah tangga yang penuh tanggung jawab.

Nasihat yang disampaikan dengan penuh penghayatan tersebut menyentuh hati wali nikah, Ariman. Bahkan, sebelum prosesi ijab kabul dilaksanakan, ia tampak tak kuasa menahan haru hingga menitikkan air mata. Suasana emosional itu turut dirasakan oleh keluarga dan tamu undangan yang hadir.

Setelah ijab kabul dinyatakan sah, suasana haru kembali menyelimuti Balai Nikah ketika Ariman menangis bahagia melepas putrinya memasuki kehidupan rumah tangga. Sejumlah tamu undangan pun tampak ikut terharu menyaksikan momen sakral tersebut.

Dalam nasihat penutupnya, Ghufron Su’udi berpesan agar kedua mempelai senantiasa menghormati dan mendoakan kedua orang tua yang telah membesarkan mereka dengan penuh kasih sayang dan pengorbanan.

“Seorang anak telah dikandung ibunya selama sembilan bulan, kemudian dibesarkan dan dididik oleh kedua orang tuanya dengan penuh cinta. Tidak sedikit orang tua yang rela menahan lapar demi memastikan anak-anaknya dapat makan, memperoleh pendidikan, dan meraih kebahagiaan. Karena itu, jagalah amanah pernikahan ini dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah melupakan jasa orang tua,” pesannya.

Ia juga mendoakan agar pernikahan Rizka Fadhilla Chumairy dan Risky Musafin menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dikaruniai keturunan yang saleh dan salehah, serta mampu menjadi keluarga yang berkualitas dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya.

Usai penyerahan buku nikah, suasana haru kembali terasa ketika wali nikah, Ariman, menghampiri dan memeluk Penghulu Ghufron Su’udi sebagai ungkapan rasa hormat dan terima kasih atas nasihat yang telah disampaikan. Momen tersebut menjadi penutup prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat, penuh doa, dan sarat makna. (IMM)