Kemenag Kota Yogyakarta Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Bimwin Angkatan XXIV

Yogyakarta (Bimas Islam) — Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin Angkatan XXIV pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Wahyu Tumurun, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Yogyakarta, dengan diikuti enam pasangan calon pengantin dari beberapa kemantren di Kota Yogyakarta.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, hadir sekaligus memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keyakinan terhadap pasangan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Calon pengantin harus yakin terhadap pasangan masing-masing sebelum melaksanakan akad nikah. Keyakinan tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam membangun rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” pesannya.
Turut hadir Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Yogyakarta, Budi Santosa, yang juga membawahi penyelenggaraan MPP Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan berbagai fasilitas pelayanan publik yang tersedia di MPP.

Budi Santosa menyampaikan bahwa MPP hadir untuk memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat, mulai dari pengurusan dokumen kelahiran hingga dokumen kematian, serta berbagai layanan publik lainnya. Keberadaan MPP diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat secara terpadu dan efisien.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, M. Tahrir, dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan Bimwin sebagai bagian dari upaya membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Melalui kegiatan ini, calon pengantin diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik, baik secara spiritual, mental, kesehatan, maupun dalam menjalankan peran sebagai orang tua.
Kegiatan Bimwin Angkatan XXIV menghadirkan empat narasumber dengan materi yang saling melengkapi. Handdri Kusuma, Penghulu KUA Mergangsan, menyampaikan materi Keluarga Sakinah yang membahas pentingnya membangun rumah tangga berlandaskan nilai-nilai agama, komitmen, dan komunikasi yang baik.
Materi Generasi Berkualitas disampaikan oleh Agus Saeful Bahri, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan. Materi ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi yang berakhlak, sehat, dan memiliki masa depan yang baik.
Selanjutnya, Widyastuti, dokter Puskesmas Gondokusuman 2, memberikan materi Kesehatan Reproduksi untuk meningkatkan pemahaman calon pengantin mengenai kesehatan sebelum dan sesudah menikah. Adapun materi Pencegahan Stunting disampaikan oleh Anni Rahmawati dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Melalui penyampaian materi tersebut, Bimwin diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas sebelum akad nikah, tetapi menjadi bekal nyata bagi calon pengantin dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Penyelenggaraan Bimwin ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama Kota Yogyakarta melalui Seksi Bimas Islam dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan berkualitas.(Iwan)



