Berita

Kankemenag Kota Yogyakarta Siapkan GTK Berprestasi Menuju Ajang Nasional

Yogyakarta (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta membuka kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Peserta Anugerah GTK Berprestasi Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 di Aula Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini diikuti calon peserta Anugerah GTK Berprestasi tingkat nasional, pengawas madrasah, unsur Pendidikan Madrasah (Penmad), serta menghadirkan peraih Anugerah GTK Berprestasi Nasional Tahun 2025, Anik lestari dari MTs 1 jogjakarta.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta, Ahmad Shidqi.
Dalam sambutannya, Ahmad Shidqi menegaskan bahwa kesempatan mengikuti ajang Anugerah GTK Berprestasi harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang pembuktian kompetensi, dedikasi, dan profesionalitas tenaga pendidik madrasah.

“Pembuktian nyata menjadi pondasi penting bagi para peserta untuk meraih Anugerah GTK Berprestasi. Saya yakin peserta yang hadir hari ini tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini dan mampu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Yogyakarta sebagai Kota Pelajar harus menjadi motivasi dan inspirasi bagi para GTK untuk terus mengembangkan kompetensi serta menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan pembinaan ini bukan sekadar proses menuju perlombaan, melainkan bagian dari kontribusi nyata tenaga pendidik dalam memajukan pendidikan Indonesia.

“Kami berharap proses ini tidak hanya berorientasi pada penghargaan semata, tetapi menjadi bentuk dedikasi dan amal jariyah sebagai pendidik. Inovasi maupun terobosan yang dimiliki peserta diharapkan benar-benar berdampak bagi tenaga pendidik, peserta didik, dan dunia pendidikan secara luas,” lanjutnya.

Kepala Kantor juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti proses pendampingan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan sesi berbagi pengalaman bersama Ibu Aniq sebagai peraih Anugerah GTK Berprestasi Nasional Tahun 2025.

“Silakan ikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, manfaatkan ruang sharing dan penguatan kompetensi ini. Semoga seluruh peserta mampu meraih hasil terbaik serta membawa nama harum Kota Yogyakarta di tingkat nasional,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah, Elfa Tsuroyya, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses seleksi Anugerah GTK Berprestasi tingkat DIY telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan dilaksanakan melalui dua tahapan.

Tahap pertama diperuntukkan bagi GTK kategori prestasi jenjang MTs dan MA yang diikuti 26 peserta. Selanjutnya terdapat delapan peserta pada kategori jenjang MTs dan MA lainnya. Selain melalui mekanisme pendaftaran, terdapat pula penunjukan berdasarkan hasil musyawarah pengawas dan tim Pendidikan Madrasah kepada sejumlah guru yang dinilai memiliki potensi dan karya inovatif namun belum mendaftarkan diri secara mandiri.

“Total ada 30 peserta yang mewakili 30 kategori. Pendampingan akan terus dilakukan hingga 5 Juni mendatang sebagai persiapan GTK Kota Yogyakarta untuk bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lain,” jelasnya.

Melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta berharap para GTK madrasah mampu tampil optimal, memperkuat kualitas pendidikan madrasah, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi kemajuan pendidikan nasional.(Nis)