Kakan Kemenag Yogyakarta Apresiasi Wisuda 89 Santri Al Fajar Lapas Wirogunan

Yogyakarta (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Wisuda Santri Tahap XV Madrasah Al-Qur’an Al Fajar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta, Kamis (8/10/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Jami’ Al Fajar Lapas Kelas IIA Yogyakarta.
Sebanyak 89 santri mengikuti prosesi wisuda setelah dinyatakan lulus dalam pembelajaran dan ujian Al-Qur’an yang dibina melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar. Mereka terdiri atas 30 santri Tahfidz, 43 santri Tahsin Al-Qur’an, dan 16 santri Iqra.
Kehadiran Kakan Kemenag Kota Yogyakarta menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program Madrasah Al-Qur’an Al Fajar, pembelajaran keagamaan tidak hanya diarahkan pada kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan mental dan spiritual warga binaan.

Dalam sambutannya, Ahmad Shidqi menyampaikan apresiasi dan kesan mendalam atas semangat para santri Al Fajar yang tetap belajar dan mengikuti proses pembinaan keagamaan di tengah keterbatasan lingkungan Lapas. Ia memberikan dorongan agar capaian yang telah diraih para santri dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, sehingga pembelajaran Al-Qur’an menjadi bekal yang memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka.
Kemenag Kota Yogyakarta terus mengambil peran dalam penguatan pembinaan keagamaan di Lapas melalui dukungan penyuluh agama dan sinergi kelembagaan. Pembelajaran Madrasah Al-Qur’an Al Fajar meliputi baca Iqra, Tahsin Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an (Tahfidz), praktik ibadah, kajian fikih, murattal Al-Qur’an, Bahasa Arab, latihan hadroh, serta praktik pidato/ceramah keagamaan.
Program yang berdiri sejak 2018 tersebut telah menjadi bagian dari pembinaan keagamaan bagi WBP muslim di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, Lapas didukung 39 penyuluh agama Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Hingga pelaksanaan wisuda tahap XV, pembinaan tersebut telah mengantarkan 933 santri mengikuti wisuda pada berbagai kategori, baik Tahfidz, Al-Qur’an maupun Iqra.
Prosesi wisuda turut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta Marjiyanto,Ketua BAZNAS DIY, Kepala Kemenag Kota Yogyakarta, unsur Pemerintah Kota Yogyakarta, serta jajaran Lapas dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan Madrasah Al-Qur’an Al Fajar.

Rangkaian kegiatan diawali persiapan dan hadroh, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah, dilanjutkan prosesi wisuda dan pengalungan penyematan kalung kepada para santri. Kegiatan kemudian diisi laporan pelaksanaan, sambutan, testimoni wisudawan, serta pengajian dan sambutan Kakan Kemenag Kota Yogyakarta sebelum ditutup dengan ramah tamah.
Melalui sinergi antara Kemenag Kota Yogyakarta, Lapas Kelas IIA Yogyakarta, BAZNAS DIY, dan para penyuluh agama, Madrasah Al-Qur’an Al Fajar menjadi ruang pembinaan yang menghadirkan kesempatan bagi warga binaan untuk terus belajar, memperkuat kehidupan spiritual, dan menumbuhkan optimisme untuk menjadi pribadi yang lebih baik.(Nis)



